Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono.

beritakepri.id, JAKARTA- Keramaian yang ditimbulkan dari acara yang dilaksanakan Rizieq Shibab, tak hanya membuat Kapolda Metro dicopot Kapolri.

Akun Twitter Polda Metro @TMCPoldaMetro pun ikut jadi sasaran kritikan netizen hingga, Senin (16/11/2020) petang.

Netizen yang kecewa dengan polisi, menanggapi unggahan dari Polda Metro dengan beragam kritikan komentar.

“Laporkan kepada kami jika menemukan kerumunan orang melanggar protokol Covid-19. Bisa menghubungi ke nomor kami +6282216666911.”

Di antara kritikan tersebut, antara lain:

“Isinya melaporkan Petamburan semua, ckckckckck… Udah pada gak takut ama neraka rupanya…,” cuit akun @redsheye.

“Yaelah palingan dikantongin doang laporannya tanpa tindak lanjut,”sebut akun @akupadi5.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Perkara Kaburnya Napi Cai Changpan

“Di Tegal, penyelenggaranya jadi tersangka. Di Fetamburan koq tenang2 saja. Kenafa rupanya min?” https://t.co/AmkxqeBjRr, sebut akun @Syarman59.

“Maaf, mau nanya : Apa twit ini masih berlaku ? Apa berlaku utk semua warga ? Apa laporan yg masuk dibaca ? Apa tujuan sarana pelaporan ini ?,” cuit akun @Agumovic.

Sementara akun @hendrasembiring mencuit, “Macam benar aja pak polisi. Di TV banyak diberitakan kok tapi ga ada polisi yg membubarksn kerumunan orang yg melanggar protokol Covid 19. Atau pilih kasih ya? Kami menunggu konsistensimu. Kami juga warga negara yg bayar pajak. Jangan biarkan kesemenamenaan ormas ttt.”

“pak lapor bukan kerumunan, cuma nikahan dan maulid katanya Apakah akan dibawa seperti ini ato akan ada standar ganda karna @BNPB_Indonesia aj nyumbang masker. Kata @tirta_hudhi #IndonesiaTerserah.”  https://t.co/vrPALuaYeq sebut akun @SuriyadiAhmad.

Baca Juga :  Berbagi 200 Paket Sembako, Ketua PKK Kepri Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan

“Serius kah ?

Padahal banyak yg update loh… Kami Rakyat kecil butuh KETEGASAN Pak.. bukan hanya himbauan pak atau nunggu Rakyat yg melaporkan

Terimakasih.

,” cuit akun @kenhans03.

Dan, ada ribuan komentar dan kritikan lainnya dari netizen. BNPB pun ikut jadi sasaran kritik, karena kerap melarang massa berkumpul. Tapi di acara itu malah menyerahkan masker.

Polri Panggil Anis Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, ikut hadir. Terkait hal itu, Polri memastikan akan memanggil dan memintai keterangan dari Anis.

Sebagaimana disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di portal Divisi Humas Polri, Senin (16/11/2020).

““Tindak lanjut penyidik dalam perkara prokes atas diselenggarakannya acara resepsi pernikahan putri HRS, jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi kepada anggota binmas yg bertugas di protokol kesehatan, kepada RT,RW linmas dan lurah camat dan walikota jakpus, kemudian KUA, satgas COVID-19, biro hukum DKI dan Gubernur DKI Jakarta dan kemudian beberapa tamu yg hadir,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Baca Juga :  Tokoh Masyarakat Jemaja Sepakat Menolak KJJ

Argo mengatakan Polri akan meminta keterangan dari pihak-pihak yang menghadiri acara HRS yang berujung pada kerumunan.

“Dan ini rencana akan kita lakukan klarifikasi dgn dugaan tindak pidana pasal 95 UU nomor 6 tahun 2018 Tentang karantina kesehatan,” katanya.

Argo menyampaikan tim dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya akan menangani penyelidikan ini. “Mau kita klarifikasi. Tim dari Bareskrim polri dan Polda metro jaya nanti yang akan menangani,” jelasnya (BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here