Huzrin Hood.

beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Tokoh sentral perjuangan pembentukan Provinsi Kepri, Huzrin Hood memantapkan niat maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri pada 2020 mendatang. Keseriusannya dibuktikan dengan telah mendaftarkan diri ke beberapa partai, yakni, Nasdem, Gerindra dan Golkar. Terakhir, Rabu (13/4) lalu, ia telah pula mengambil formulir pendaftaran ke Partai Demokrat Kepri.

Selain secara formal, Huzrin terus melakukan komunikasi dan lobby politik dengan beberapa partai guna mendukung pencalonannya. Kepada elit politik dan tokoh masyarakat, dia pun cukup intens bersilaturahmi.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Kembali Raih Opini WTP, Nurdin: Semakin Baik, Transparan dan Akuntabel

“Alhamdulillah, sejumlah partai politik sudah menyatakan akan mendukung. Begitu pula dorongan dan dukungan dari masyarakat Kepri dari kabupaten dan kota, juga sudah bulat. Sehingga semakin mantap langkah saya mewakafkan diri untuk kesejahteraan dan kemajuan Kepri,” ujarnya.

Mewakafkan diri. Itulah kata penting bagi Huzrin dalam kontestasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri kali ini. Dia harus membenahi secara langsung program-program yang atas nama kepentingan rakyat, namun belum maksimal dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat Kepri. Menurutnya, APBD Provinsi Kepri jika digunakan dengan tepat dan efisien, sangat cukup untuk memakmurkan rakyat Kepri.

Baca Juga :  Empat Hari ke Ranai, Apa Saja yang Akan Dilakukan Gubernur Kepri?

“Oleh karena itu, perlu ada perubahan. Dan untuk melakukan perubahan, kita mesti berjuang bersama-sama dengan masyarakat,” tegasnya.

Soal calon Wakil Gubernur Kepri pendampingnya, Huzrin belum mau bicara terbuka. Ada beberapa nama disebut-sebut berpotensi berpasangan dengannya. Yang jelas, bila dipercaya untuk memimpin Kepri, dia sudah mempersiapkan beberapa langkah dan program yang disebut dengan Titah Raja.

“Titah Raja berarti Tim Terpadu Rakyat Sejahtera. Program ini sebagai perwujudan dari semangat pembentukan Provinsi Kepri. Kita akan berusaha meningkatkan iman dan taqwa, berikhtiar agar penghasilan mencukupi. Masyarakat harus berpenghasilan layak. Pelayanan pendidikan dan kesehatan diutamakan. Dan peningkatan ekonomi lebih kepada ekonomi lokal yang berbasis masyarakat,” bebernya.

Baca Juga :  Dimasa Kepemimpinan Syahrul - Rahma, Sengketa Lahan Warga Disini Berakhir

Huzrin berharap pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepri pada 2020 ini berlangsung fair dan terbuka.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here