Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa bersama almarhum Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul dalam sebuah kegiatan.

beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0315/Bintan, Kolonel Inf I Gusti Ketut Artasuyasa mengaku kehilangan sosok pemimpin yang merangkul semua lapisan atas meninggalnya Wali Kota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd, Selasa (28/04). Syahrul dimata Ketut Artasuyasa adalah pemimpin yang lembut, namun memiliki ketegasan serta berwibawa.

“Dia pemimpin yang tenang dalam situasi apapun. Kalaupun misalnya menegur, tidak dilakukannya dengan cara keras. Padahal sebagai pimpinan wilayah, dia bisa menjalankan kebijakan sendiri. Dia selalu berkoordinasi melibatkan unsur lainnya,” kenang Ketut di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pusara Bhakti, Jalan Gatot Subroto, Batu 5 saat proses pemakaman Syahrul.

Baca Juga :  Noor Lizah Segera Persiapkan KSB Kepri Seperti KSB Mahameru

Selain kehilangan, Ketut juga berduka sedalam-dalamnya.

“Saya mewakili keluarga besar Kodim 0315/Bintan mengucapkan turut berduka cita atas kepergian Bapak Wali Kota Tanjungpinang. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat mengikhlaskannya, serta diberikan ketabahan dalam menerima cobaan ini,” ucapnya.

“Pak Syahrul merupakan pemimpin yang menggambarkan sosok seorang Ayah, dimana beliau tidak memimpin dengan tangan besi, namun dengan merangkul,” pungkasnya.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here