free page hit counter
Berita UtamaNasional

Di Pelalawan, 7 Tahanan Kabur Saat Antri Sidang

beritakepri.id, PELALAWAN –- Tujuh tahanan kabur dari Pengadilan Negeri Pelalawan, Riau. Saat itu mereka menunggu antrian untuk menjalani sidang, Selasa (19/3/2019). Para tahanan terdiri dari enam orang kasus narkoba dan satu perkara pencurian.

‎”Mereka kabur saat menunggu jadwal sidang. Ada beberapa tahanan lainnya sedang sidang,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Pelalawan Nophy Tennophero Suoth.
‎‎
Masing-masing tahanan itu adalah, Guntur Saputra perkara kasus pencurian, serta 6 perkara kasus narkoba di antaranya Septian Ade Fernandes, Eko Siswanto, Praja Sutanan, Junaidi, Arnius Hulu, serta Rian Hidayat (sudah ditangkap).

Nophy menyebutkan, petugas baru berhasil menangkap satu tahanan, enam lainnya masih diburu. Pencarian dilakukan tim gabungan kejaksaan dan kepolisian serta intelijen.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan mengatakan, anak buahnya masih mengejar para tahanan tersebut. Dia menegaskan agar anak buahnya mencari para tahanan apalagi mayoritas merupakan perkara narkoba.

“Mereka kabur dari sel di Pengadilan Negeri Pelalawan dengan cara merusak menjebol terali kamar mandi,” ujar Kaswandi.

Saat kejadian, kata Kaswandi, ketujuh tahanan berstatus terdakwa berada dalam sel. Mereka ada yang sedang menunggu untuk diadili, ada yang menunggu tahanan lain selesai sidang.

“Memanfaatkan kelengahan petugas, para tahanan itu bergerak ke bagian belakang sel yakni bagian kamar mandi. Di sana mereka merusak terali kamar mandi yang kemungkinan sudah rapuh,” jelas Kaswandi.

Saat itu, petugas berjaga di bagian depan sel. Para tahanan kejaksaan ini bergerak ke arah kamar mandi. Gerak gerik para tahanan tidak terlihat oleh para penjaga dari kepolisian dan jaksa ketika itu.

“Karena sebelum sampai kamar mandi, memang ada ruangan lagi,‎ jadi tak kelihatan,” katanya. (BK/RK1)

Baca Juga :  Tinjau Progres Kawasan Gurindam 12, Nurdin Sebut Pembangunan Harus Mencapai Target
Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *