beritakepri.id,Lingga – Ekspresi rasa bahagia dan bersemangat terpancar dari wajah Rusmaidi Melong, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Hutan Tahfidz Halimatussa’diyah, Desa Berindat, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri saat disambangi Calon Gubernur Kepri HM Soerya Respationo dan Widiastadi Nugroho serta rombongan pada Jumat (6/11/2020).

Bagaimana tidak, sosok Wakil Gubernur Kepri Periode 2010-2015 ini bukanlah orang lain bagi dirinya. Terlebih lagi, Bapaknya Wong Cilik ini secara langsung hadir memenuhi undangan Wisuda Tahfidzh Perdana di Pondok Pesantren tersebut.

Baca Juga :  Puluhan Pengurus Cindai Provinsi dan Kabupaten Kota Deklarasi Dukung Sinergi

“Bisa dibilang, saya dengan Romo (panggilan akrab Soerya Respationo,red) ini sudah sangat dekat. Bahkan telah menjadi bagian dari keluarga besar di Pondok Pesantren Hutan Tahfidz Halimatussa’diyah,” jelas Rusmaidi Melong yang akrab disapa Ustadz Edy.

Ia pun menegaskan bahwa sosok Soerya Respationo merupakan salah satu Putra terbaik yang dimiliki Provinsi Kepulauan Riau. Bahkan sosok Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri ini, sepengetahuannya telah banyak memberikan kontribusi banyak dalam membangun Kepri.

“Meski beliau itu sebagai seorang pejabat atau tidak, Romo itu sangat perhatian terhadap kita-kita ini. Dan bukan sekarang-sekarang saja. Romo itu merupakan sosok tokoh yang selalu berpikir keras untuk membangun Kepri,” terangnya.

Baca Juga :  Maulid Nabi Muhammad SAW, Soerya - Iman : Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah

Pihaknya pun sangat berharap dan berdoa apa yang di cita-citakan oleh Soerya Respationo ini bisa diberikan kemudahan.

“Semoga Allah SWT bisa memberikan kemudahan-kemudahan kepada Romo. Dan apa yang kita harapkan agar Provinsi Kepri bisa menjadi Provinsi yang betul-betul diridhoi Allah SWT bisa terealisasi. Amiin,” tegasnya.

Namun demikian, pihaknya menitipkan sebuah pesan kepada Soerya jika nanti terpilih nanti kiranya bisa lebih memperhatikan para Guru-guru Tahfidzh Al Quran yang ada di seluruh Provinsi Kepri ini.

Mengingat, untuk menjadi Tahfidzh Al Quran itu tidak gampang dan mudah. Namun demikian, seakan-akan saat ini keberadaan para Guru-guru Tahfidzh Al Quran seperti dikecilkan.

Baca Juga :  Dinas Kebudayaan Kepri Gelar Lokakarya Manajemen Seni Pertunjukan

“Mudah-mudahan jika Romo Soerya terpilih nanti, saya minta tolong agar bisa diperhatikan guru tahfidzh Sehingga nanti mereka turut mendoakan agar Provinsi Kepri ini agar dijauhkan dari segala mara bahaya,” jelasnya.(Sueb/rls)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here