Beranda Berita Utama Doni Monardo: Disiplin Protokol Kesehatan Menurun di Semua Daerah

Doni Monardo: Disiplin Protokol Kesehatan Menurun di Semua Daerah

261
0
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, dalam talkshow "Outlook 2021: Wajah Indonesia Setelah Pandemi", Kamis (24/12/20), di Jakarta

beritakepri.id, JAKARTA –Tingkat ke disiplinan masyarakat melaksanakan 3M atau protokol kesehatan mengalami penurunan di semua daerah. Hal ini memicu peningkatan angka kasus aktif Covid-19.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo mengatakan,  “Tingkat disiplin masyarakat di hampir semua daerah mengalami penurunan. Awal November lalu tingkat kepatuhan memakai masker ada di kisaran 86,18 persen, namun di minggu-minggu selanjutnya mengalami penurunan,” ungkapnya dalam talkshow “Outlook 2021: Wajah Indonesia Setelah Pandemi”, Kamis (24/12/20), di Jakrta.

Dikatakan dia, naik menjadi 81,65 persen, namun prosentase kepatuhan masyarakat menggunakan masker kembali menurun menjadi 80,48 persen pada 24 Desember 2020, sedangkan tingkat kepatuhan menjaga jarak yang di awal November ada di angka 81,87 persen, lalu turun drastis di pertengahan bulan, maka pada 24 Desember ada di angka 76,87 persen.

Baca Juga :  Pemerintah Tetap Jalankan Vaksinasi COVID-19 di Bulan Ramadan

” Perlu kesadaran diri, pemerintah tidak bisa kerja sendiri. Perlu gerakan masif melibatkan semua komponen masyarakat, terutama tokoh-tokoh nonformal yang dapat memberi pengaruh langsung ke masyarakat,” harapnya.

Jika semua pihak bekerja ikhlas ia optimistis Indonesia akan melewati pandemi Covid-19 dengan baik. Hal tersebut sudah terbukti di Jawa Timur di mana angka kasus penularan virus corona tipe baru sangat tinggi sehingga semua daerah di provinsi tersebut berstatus merah, namun kerja keras bersama pimpinan provinsi, kabupaten, dan kota dibantu oleh relawan membuat angka kasus positif turun luar biasa di awal November lalu.

Baca Juga :  Rp705,5 M untuk Penanganan Covid-19 Se Kepri, Berikut Rinciannya

” Prosentase zona kuning sangat banyak saat itu, tapi memang akhirnya berubah lagi akhir-akhir ini. Sebenarnya kalau kita sungguh-sungguh ingin kurangi kasus kuncinya hanya satu, disiplin, patuh pada protokol kesehatan. Karena kita tahu penularan lewat aerosol, artinya kalau tidak jaga jarak dan pakai masker, maka dengan cepat bisa tertular, terlebih jika sekitarnya tidak menggunakan masker dan tidak jaga jarak,” ucapnya.

Perlu kolaborasi bersama turun tangan secara kolektif mengajak semua orang untuk patuh dalam menjalankan protokol kesehatan. Presiden Joko Widodo, ujar Doni, juga telah mengingatkan tidak ada jaminan jika vaksin Covid-19 sudah ada semua bisa terhindar dari penyakit ini.

Baca Juga :  Nurdin Usulkan Kepri Jadi Kawasan Logistik Berikat

Sehingga perlu diingatkan lagi, untuk selalu menjalankan 3M, menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun selama minimal 20 detik, serta menjaga jarak minimal 1,5 meter untuk menghindari tetesan air liur dari batuk atau bersin orang yang membawa virus corona tipe baru.

” Masyarakat jangan kendor dalam melaksanakan protkes, karena sudah sembilan bulan dan dua minggu setelah 13 Maret ditetapkan kondisi kekarantinaan nasional. Ada 16 provinsi alami kenaikan kasus, dan 18 provinsi kasus menurun, sedangkan di Jawa kebanyakan meningkat,” tuutupnya. ( Cha )

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here