free page hit counter
KarimunKepri

Ibu-ibu di Karimun Serbu Nurdin

beritakepri.id, KARIMUN — Gubernur H Nurdin Basirun diserbu ibu-ibu saat berkunjung ke Pasar Maimun Karimun. Nurdin berkunjung ke pasar usai melaksanakan Safari Subuh di Masjid Darussalam, Pamak, Karimun, Kamis (9/5).

Didampingi sejunlah kepala OPD, Nurdin melakukan peninjauan pasar untuk memastikan soal kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok. Hal ini agar masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tidak terganggu dengan kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok.

Namun, saat tiba, kaum ibu lebih banyak mendekat ke Nurdin untuk menyampaikan berbagai hal. Dialog-dialog singkat pun terjadi. Baik Nurdin dan pengunjung yang kebanyakkan kaum ibu maupun Nurdin dengan pedagang.

“Kita memantau dan memastikan agar stok selalu ada serta harga tidak melambung tinggi,” kata Nurdin.

Sebelumnya, saat Safari Subuh Nurdin terus memotivasi dan membangkitkan semangat anak-anak Kepri untuk memperkuat diri di bidang keagamaan. Mereka diyakini bisa berada di level internasional dengan kemampuan yang terus diasah. Anak Kepri sudah membuktikan hal itu.

“Kita punya anak pulau terbaik. Kemarin juara di Iran. Yang lain pasti bisa,” kata Nurdin.

Untuk membuktikan hebatnya anak Kepri, Nurdin memanggil M Rifqi Hawari, yang masih berusia 14 tahun. Rifqi adalah anak Kundur Utara, Pulau Kundur Karimun yang belum lama ini meraih juara tiga pada MTQ Internasional di Iran. Ini membuktikan bahwa anak pulau bisa mengharumkan negara ini.

Nurdin mempersila Rifqi melantunkan ayat sici Alquran. Usai Rifqi melantunkan beberapa ayat, Nurdin mempersilakan anak-anak yang hadir saat itu untuk maju.

Seorang anak, lamgsung mengajukan diri dan duduk di samping Nurdin. Dia melantunkan beberapa ayat.

Nurdin bangga dengan keberanian dan kemampuan anak tersebut. Kata Nurdin, jika terus dilatih, maka anak tersebut akan mampu seperti Rifqi.

Baca Juga :  Prihatin Penyalahgunaan Narkoba, Polda Kepri dan PPHC Kunjungi Panti Asuhan

Nurdin memang menginginkan anak-anak di Kepri banyak yang menjadi hafiz hafizah. Mereka kemudian berprofesi sesuai dengan minat masing-masing. Bisa jadi dokter yang hafiz atau lainnya.

Pada kesempatan itu, Nurdin mengaku senang dengan antusias masyarakat Pamak yang membangun masjid megah dan indah. Nurdin pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu membelanjakan rezekinya di jalan Allah. Termasuk bersedekah dalam pembangunan masjid. (BK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *