Foto Ilustrasi

beritakepri.id, ANAMBAS – Terganggunya pasokan listrik beberapa hari ini, membuat masyarakat bertanya-tanya. Baik itu di Kelurahan Tarempa, Desa Tarempa Barat, Desa Sri Tanjung, Desa Tarempa Selatan dan sekitarnya. Dimana beberapa pekerjaan yang Double Feeder dan tidak dapat di tunda oleh PLN Cabang Tarempa Kabupaten Kepulauan Anambas. Kamis, (03/10/2019)

Berikut penjelasan oleh Managemen PLN ULP Anambas :

1. Adanya pekerjaan penggantian tiang
keropos di beberapa titik mulai dari
simpang masjid Agung, Pasir merah dan Amad Yani akan membahayakan jika tdk segera diganti, juga ada beberapak konstruksi jaringan Tegangan 20 Kv yg harus diperbaiki. mengingat sebentar lagi juga masuk musim utara dan padam pun bisa dikondisikan pada hari libur. Pekerjaan ini sebenarnua melanjutkan yang susah dimulai dari tahun sebelumnya karena kondisi nya berat baik dan terkendala untuk jadwal padam, kemudian pekerjaan yang dilakukan serba manual karena tidak adanya kren (alat)

Baca Juga :  Potensi Wisata Kukupluyung Anambas, Kini Menjadi Zona Inti

2. Melanjutkan Pekerjaan double feeder yang sudah tertunda sejak tahun sebelumnya, dan beberapa kali ditunda karena anggota dari vendor pelaksana yang lama mundur dan tidak sanggup melanjutkan pekerjaan ini serta dampak padam yang akan sering terjadi. Karena proyek ini sudah lintas tahun dan belum close, maka di instruksikan ke area Tanjung Pinang dan PLN Anambas untuk segera menyelesaikan pekerjaan ini sebelum bulan okteber 2019.

3.Double fedeer ini adalah Jaringan utk pemisahan sistem tarempa dan batu tambun, arung hijau serta ke arah rintis, tujuan utamanya adalah utk menjaga kehandalan agar jika terjadi gangguan di arung hijau, air bini dll maka tarempa tdk akan turut padam, begitu juga sebaliknya.

Baca Juga :  UPT Puskesmas Tarempa Ikut Kaji Banding Di Tiban Baru Batam

4. Pekerjaan ini sudah direncanakan 3 bulan sebelumnya dan vendor pelaksana sudah berada di lokasi. jika di tunda lagi tentu tidak akan pernah selesai dan akan menimbulkan masalah yang lebih luas lagi baik disisi PLN sendiri, Masyarakat dan pihak pelaksana.

4. Penebangan/pemangkasan pohon yang harus dilaksanakan saat kondisi padam karena mengingat resiko yang akan terjadi.

Terkait pekerjaan tersebut maka diperkirakan 2 minggu kedepan akan sering terjadi padam, karena jaringan tegangan menengah untuk Tarempa di manufer ke jaringan Dusun, otomatis jaringan jadi panjang dan rawan gangguan dari ranting yang jatuh serta binatang tupai dan kalong. terang Managemen PLN ULP Anambas Jaswir.

“jika perkerjaan selesai maka jaringan akan di manufer seperti semula , dan Insha Allah Suply listrik akan handal untuk masyarakat”. tambah jaswir kepada beritakepri.id

Baca Juga :  Dompet Dhuafa Pendidikan Usulkan Kurikulum Kepemimpinan Bagi Pendidikan Indonesia

ia menambahkan, Oleh karena itu sekali lagi kami mohon maaf atas kondisi ini karena terpaksa dilakukan untuk kebaikan kita semua kedepannya, dan kami sangat berterima kasih jika semua lapisan masyarakat dapat memaklumi dan rela berkorban karena akan terjadi pemadaman bergilir sesuai jadwal selama masa pekerjaan ini.

Namun ini tidak berlangsung lama karena yang akan dipadamkan hanya pekerjaan yang tidak bisa dilakukan saat bertegangan. Dan kami juga mohon dukungan dan do’a kita semua semoga cepat selasai dan lancar dalam melaksanakan pekerjaan.

Demikian yang dapat kami sampaikan mohon maaf atas kesalahan dan kekilafan serta kami ucapkan terimakasih.
Wassalamualaikum Wr.Wb

Hormat Kami
PLN ULP ANAMBAS

(BK/Lionardo)

Memuat...

1 KOMENTAR

  1. Maaf bung. Barusan dapat penjelasan dari kepala teknisi pln tarempa. Beliau menyampaikan bahwa ada kelelawar mati nempel di kabel wilayah dusun.
    Lebih anehnya lagi satu tarempa berikut tarempa timur tarempa selatan tarempa barat daya tarempa barat dan sri tanjung beserta tiangau arung hijau mati listrik sedangkan tanjung momong tidak mati listik ada apakah gerangan…. mati satu mati semua dong bung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here