Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto.

 

beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto menggelar silaturahmi bersama tokoh agama, adat, masyarakat dan alim ulama sekaligus penyerahan hand danitizer dan masker kepada Gugus Tugas kabupaten dan kota juga rumah ibadah se- Provinsi Kepri di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Dompak, Jumat (29/5).

Pelaksanaan fase New Normal kata Isdianto merupakan salah satu langkah untuk tetap mempertahankan roda perekonomian kembali stabil. Namun dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat.

“Kita tidak tahu hingga kapan virus ini ada namun kita juga tidak ingin laju ekonomi kita melambat, ditetapkannya status ini kita sambut positif namun tetap prioritas utama adalah kesehatan masyarakat,” kata Isdianto.

Pelaksanaan new normal lanjut Isdianto bukan tanpa aturan, malah pengawasan akan lebih ketat.

Baca Juga :  Hadapi Covid-19, Semua Diharapkan Bersatu Agar Masyarakat Terbantu

“Kita tentu tidak ingin virus semakin menyebar, untuk itu memperhatikan protokol kesehatan menjadi penting harus kita jaga dengan komitmen dan kedisiplinan,” lanjutnya.

Namun, sejumlah aspek masih terdapat pro dan kontra salah satunya di bidang pendidikan. Isdianto meminta seluruh masyarakat tetap tenang, apapun keputusannya nanti akan tetap melihat kondisi dan bertujuan akhir yang positif.

“Nanti kita akan pelajari dampaknya bagaimana, kita lihat situasi dan kondisi kedepan baru nanti kita akan putuskan bagaimana proses pendidikan dapat berjalan seperti apa,” tambahnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan bahwa salah satu tujuan utama pelaksanaan acara ini selain tentunya mempererat silaturahmi adalah untuk menyatukan pandangan dan sifat yang sama dalam pelaksanaan fase new normal di Kepri.

Baca Juga :  WWF Bali Kampanye Hiu Di Laut, Bukan Di Mangkuk

“Kita ingin satukan komitmen agar semua sepakat berjalan bersama mensukseskan fase new normal dengan memperhatikan secara ketat terkait protokol kesehatan,” kata Arif.

Menuju new normal lanjut Arif, dimulai dengan memberikan kelonggaran untuk beribadah kepada setiap rumah ibadah dengan sejumlah catatan salah satunya mengikuti aturan protokol kesehatan.

“Perihal poin-poin dari protokol pelaksanaan ibadah nantinya akan kami sebar agar mempermudah para jemaah nantinya,” lanjut Arif.

Kemudian, langkah nyata yang dilakukan oleh Gugus Tugas dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 terus di lakukan, salah satunya hari ini adalah penyerahan bantuan masker dan hand sanitizer kepada Gugus Tugas kabupaten dan kota serta untuk rumah-rumah ibadah yang dalam hal ini secara simbolis di serahkan kepada Sekda Kota Tanjungpinang dan perwakilan rumah ibadah di Tanjungpinang.

Baca Juga :  Gubernur Minta Setiap Individu Bisa Jadi Contoh yang Baik

Untuk rumah ibadah di Tanjungpinang, secara simbolis diberikan kepada 51 rumah ibadah dengan rincian: 47 masjid, 1 rumah ibadah agama katholik, 1 rumah ibadah agama protestan, 1 rumah ibadah budha, 1 rumah ibadah konghucu,” tambah Arif.

Laporan terakhir mengenai status Kepulauan Riau hingga kini, 4 wilayah masuk kedalam zona hijau (Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga). Sedangkan hari ini Karimun akan masuk ke zona hijau.

Kini, konsentrasi di pusatkan di Batam dan Tanjungpinang, namun di beberapa kecamatan di Tanjungpunang sudah mulai hijau (Tanjungpinang Barat) dan lainnya zona kuning.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here