Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri menyerahkan sebanyak 15.000 paket sembako kepada masyarakat Lingga, Senin (18/5)

Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto yang juga Ketua Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kepri menyerahkan sebanyak 15.000 paket sembako kepada masyarakat Lingga, Senin (18/5) bertempat di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Bantuan sembako dari Pemerintah Provinsi Kepri ini diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Menurut Isdianto, jumlahnya tidak seberapa, namun hal ini suatu bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Tidak hanya masyarakat Lingga saja, tapi seluruh masyarakat yang berada di kabupaten dan kota se Kepri.

“Saya selalu katakan bahwa covid-19 ini adalah musuh kita bersama. Makanya perlu kita lawan secara bersama. Saya yakin dan percaya, tidak hanya bantuan dari Pemprov Kepri saja yang bapak dan ibu terima. Tapi ada dari kabuoaten dan kota, dari pengusaha dan sebagainya. Itulah bentuk kekompakan kita melawan pendemi covid ini,” kata Isdianto.

Baca Juga :  Raih Opini WTP ke-10 dari BPK-RI, Pemprov Kepri Diminta Bekerja Efesien dan Efektif

Isdianto juga meminta agar masyarakat bersabar karena lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah ini tidak dapat berkumpul bersama keluarga. Terutama mereka yang jauh dari kampung halaman.

“Percayalah bapak dan ibu. Larangan berkumpul ini tidak untuk selama-lamanya, hanya sementara karena bahaya covid-19. Jika kita ingin segera covid-19 musnah dari Kepri, maka satu-satunya jalan adalah dengan mematuhi aturan Pemerintah. Hindari interaksi untuk sementara waktu, selalu gunakan masker, cuci tangan dan tetap di rumah,” katanya.

Dalam kesempatan ini Plt. Gubernur didampingi ketua PKK Kepri Hj. Rosmeri dan sejumlah pejabat eselon II Pemprov Kepri serta anggota DPRD Kepri Dapil Lingga.

Baca Juga :  Permudah Masyarakat dengan Layanan Online

Bupati Lingga Alias Wello dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas bantuan dari Pemprov Kepri ini. Dia menyampaikan sejauh ini di Lingga masih zero kasus covid-19. Namun berbagai antisipasi tetap dilakukan agar status zero kasus dan zona hijau bisa tetap bisa dipertahankan.

“Beberapa waktu lalu sempat ada yang terindikasi terpapar. Dan mereka itu rata-rata masyarakat kita yang berasal dari luar. Seperti kuliah dan sebahainya. Alhamdulillah sekarang sudah clear,” katanya.

Alias Wello juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada. Agar tetap menjaga kesehatan dan patuh dengan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.(**)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here