Plt Wali Kota Tanjungpinang, Rahma.

beritakepri.id, TANJUNGPINANG — DPRD Kota Tanjungpinang menggelar rapat paripurna, dengan agenda penyampaian jawaban Wali Kota Tanjungpinang atas hak interpelasi terkait kesenjangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang, Rabu (20/5/2020) di DPRD Kota Tanjungpinang, Senggarang.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Yuniarni Pustoko Weni bersama Wakil Ketua I, Ade Angga dan dihadiri oleh Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Tanjungpinang, Rahma.

Pada saat rapat, Rahma telah menjawab 12 pertanyaan yang diajukan anggota DPRD Kota Tanjungpinang beberapa hari sebelumnya.

Baca Juga :  Tanjungpinang Segera Miliki Mal Pelayanan Publik

Ketika Rahma usai membaca pidato jawaban wali kota terkait TPP, Yuniarni Pustoko Weni pun membuka kesempatan pertanyaan untuk fraksi-fraksi kepada Plt wali kota.

Pertanyaan dan interupsi pun bertubi-tubi datang dari perwakilan fraksi. Kendati dihujani pertanyaan, Rahma hanya mengatakan, bahwa semua pertanyaan itu sudah dijawab dalam pidatonya.

Saat rapat diskors 15 menit, sejumlah media berkesempatan untuk mewawancarai Rahma.

Menurutnya, apa yang dilakukan Pemko terkait TPP tersebut sudah melalui mekanisme aturan-aturan yang berlaku.

“Untuk penetapan besaran angka TPP ini diminta persetujuan terlebih dahulu Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bahkan disana sudah dibahas bersama-sama terkait besaran itu sesuai dengan beban masing-masing,” ucapnya.

Baca Juga :  Beri Motivasi dan Pererat Silaturahmi

Meskipun begitu kata Rahma, bila DPRD menganggap persoalan menimbulkan kesenjangan, ia akan meninjau ulang.

“Saya akan revisi dan saya akan tinjau ulang. Cuma perlu diketahui untuk merubah sesuatu ini saya butuh waktu kesempatan untuk bekerja. Berikan saya waktu,” tukasnya.(BK/HK/R)

artikel ini sudah terbit di hariankepri.com dengan judul “Sidang Interpelasi, Rahma Pastikan Nilai TKD Sesuai Persetujuan Kemendagri”.

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here