Komisi III DPRD Kepri melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek TA 2018 di Pulau Kasu dan Belakangpadang.(F.Dok.Humas DPRD Kepri)

KOMISI III DPRD Provinsi Kepulauan Riau yang membidangi pembangunan terus menggesa pengerjaan beberapa proyek pembangunan tahun anggaran 2018 yang hingga saat ini belum rampung. Proyek tersebut diantaranya pembangunan Dermaga Pulau Kasu Barat dan Pengembangan Dermaga Parkir Roda Dua Belakangpadang.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho mendengarkan penjelasan. (F.Dok.Humas DPRD Kepri)

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho mengatakan Komisi III saat ini terus melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek tersebut.

“Pembangunan Dermaga Pulau Kasu dan pengembangan Dermaga Belakangpadang ini sudah dimulai pada Agustus 2018 lalu,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan dan pengembangan dua dermaga tersebut dilakukan melihat kebutuhan masyarakat.

“Mobilitas masyarakat pada kedua pulau ini sangatlah laju, banyak masyarakat yang bekerja ataupun belajar di Batam,” terang pria yang akrab disapa Mas Iik.

Baca Juga :  UPT Puskesmas Tarempa Ikut Kaji Banding Di Tiban Baru Batam
Rombongan Komisi III DPRD Kepri berdiskusi bersama Kabid Kepelabuhanan Dishub Kepri.(F.Dok.Humas DPRD Kepri)

Wakil Ketua Komisi III, Surya Makmur Nasution juga mengatakan pembangunan dan pengembangan pelabuhan tersebut dimaksudkan untuk konektivitas masyarakat di pulau-pulau.

“Dalam membangun konektivitas transportasi khususnya di daerah kepulauan ini memang membutuhkan biaya yang cukup besar,” ungkap Surya Makmur.

Ia menjelaskan pembangunan tersebut untuk memudahkan akses masyarakat antar pulau.

“Bagaimana masyarakat pulau bisa menikmati pembangunan, salah satunya dengan cara membangun dan mengembangkan dermaga ini,” kata Surya Makmur.

Menurutnya dengan dibangun pelabuhan, nantinya akan sangat membantu masyarakat di pulau tersebut.

“Ya nanti kan bisa memudahkan anak-anak yang akan sekolah di lain pulau, mereka tidak lagi harus melompat-lompat untuk naik ke perahu,” ungkap Surya Makmur.

Baca Juga :  Kapolda Kepri Ajak Warga yang Mampu Membantu Panti Asuhan
Rombongan Komisi III DPRD Kepri berdiskusi saat meninjau proyek pembangunan dermaga Pulau Kasu dan Belakangpadang.(F.Dok.Humas DPRD Kepri)

Anggota Komisi III Saproni juga menambahkan nantinya jika dermaga yang dibangun di Pulau Kasu tersebut sudah jadi, kapal bisa sandar di dermaga tersebut.

“Seperti kapal dari Tanjungbalai Karimun nantinya bisa sandar di pelabuhan ini, karena daerah ini merupakan jalur pelayaran antar pulau,” kata Saproni.

Kabid Kepelabuhanan Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau Azis Kasim Djou mengatakan, pembangunan Dermaga Pulau Kasu pada tahun 2018 menelan anggaran sebesar Rp4,2 milyar.

“Tahap pertama telah selesai pembangunan pelantar untuk menuju dermaga sepanjang 150 meter dan untuk tiang pancangnya sudah mencapai 500 meter,” kata Azis.

Baca Juga :  Soal Labuh Jangkar, Menhub Silakan Kepri Eksekusi
Rombongan Komisi III DPRD Kepri berfoto bersama disela kunjungan melihat pembangunan dermaga Pulau Kasu dan Belakang Padang.(F.Dok. Humas DPRD Kepri)

Dermaga tersebut nantinya memiliki panjang 500 meter dengan lebar 2,5 meter. Dan pada tahun 2019 ini dijelaskan Azis pihaknya telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,4 milyar untuk menyelesaikan kekurangannya yakni pelantar dermaga sepanjang 350 meter.

Sementara itu untuk pengembangan dermaga parkir roda dua Belakangpadang memakan biaya sebesar Rp1,4 milyar tahun anggaran 2018.

“Untuk pengembangan dermaga Belakangpadang sendiri akan rampung pada tahun ini, untuk pengecoran dermaganya sudah selesai tinggal memasang atapnya saja,” tambah Azis.

Pekerja sedang mengerjakan pembangunan dermaga.(F.Dok.Humas DPRD Kepri)

Dalam peninjauan tersebut hadir anggota Komisi III Widiastadi Nugroho, Surya Makmur Nasution, Raja Bakhtiar, Saproni, Alex Guspeneldi, Asep Nurdin, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Suryani dan Joko Nugroho.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here