Tampak hadir ketua Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho dan jajaran anggota serta perwakilan petinggi PLN

Terkait Keluhan Konsumen

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menejemen Bright PLN Batam terkait beberapa hal, utamanya pelayanan yang dikeluhkan masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III Surya Sardi menuturkan, warga mengeluh tagihan listrik naik dari sebelumnya. Padahal di masa-masa pandemi harusnya memberikan keringanan. Selain itu, dikeluhkan pemutusan listrik di rumah ibadah.

Hal ini disampaikannya saat memimpin rapat di Gedung Graha Kepri, Selasa (5/5).

Ia menegaskan bahwa saat sekarang ini seharusnya pihak Bright PLN Batam bisa memberikan sedikit kelonggaran kepada masyarakat terutama yang terimbas adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Rapat Penyertaan Modal BMD Kepada BUMD dan Peninjauan Pelabuhan Sijantung Galang

Senada dengan Surya Sardi, Anggota Komisi III Irwansyah mengatakan bahwa pihak Bright PLN Batam seharusnya bisa lebih memahami kondisi yang terjadi di masyarakat dengan turun langsung ke lapangan.

Menurtunya, saat ini masyarakat kesulitan tidak hanya untuk membayar tagihan listrik dan air. Bahkan untuk membeli beras.

Dituturkannya, banyak masyarakat yang terpaksa bekerja dari rumah, gaji di potong dari biasanya serta dirumahkan sementara tanpa gaji dan paling parah yaitu karyawan di PKH.

Plt Dirut Bright PLN Batam Buyung Abdul Zalal mengatakan akan segera membahas apa yang telah disampaikan oleh Komisi III terkait adanya beberapa keluhan dari sejumlah pelanggan dengan jajaran direksi.

Baca Juga :  Penyampaian Ranperda Rzwp3k, Perusda, Dan Penyertaan Modal Bmd

Hadir dalam rapat dengar pendapat tersebut Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho, Surya Sardi, Bakti Lubis, Irwansyah, Sahmadin Sinaga, Yudi Kurnain, Suryani dan Nyanyang Haris Pratamura serta PLT Dirut Bright PLN Batam Buyung Abdul Zalal beserta jajarannya. ***

Narasi dan Foto : Istimewa

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here