Konjen RI Johor Bahru bersama Pemangku adat Bentan dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Kepri.

beritakepri.id, JOHOR — Pemangku Adat Kesultanan Bentan, Huzrin Hood mengharapkan terjadinya peningkatan kerjasama di berbagai bidang antara Provinsi Kepulauan Riau dengan Johor. Terutama di bidang perekonomian, sosial dan budaya.

Dalam pertemuan dengan Konsulat Jenderal RI di Johor Bahru, Kamis (12/03), Huzrin mengungkapkan, selain memiliki latar sejarah yang tak terpisahkan, potensi masing-masing kedua wilayah bisa menjadi kekuatan ekonomi baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Huzrin yang juga Ketua Forum Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) Kepri berharap tindaklanjut berbagai pertemuan antara pemangku kebijakan segera terealisasi. Dia juga selalu mendorong dan mencari peluang baru untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Peningkatan kerjasama bidang ekonomi antara Kepri dan Johor sangat memungkinkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tentunya dengan formulasi kebijakan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Teguh Santosa Mengundurkan Diri Dari Dewan Kehormatan PWI Pusat

Apalagi di Johor banyak warga asal Kepri, terutama zuriat Bentan yang telah mencatatkan kiprah di berbagai bidang. Potensi ini bisa dimanfaatkan mengingat mereka ada yang di pemerintahan, pelaku usaha dan pegiat budaya.

“Ini kekuatan kita. Potensi yang harus dibangun bersama untuk kemajuan perekonomian kedua kawasan,” tegas Huzrin.

Di Konsulat Jenderal RI Johor Bahru, Huzrin bersama rombongan silaturahmi zuriat Bentan disambut Konjen RI, Sunarko dan seluruh staf dalam suasana hangat jamuan makan dan persembahan seni. Tampak juga beberapa Kepala OPD Pemprov Kepri mewakili Plt Gubernur Kepri.

Sunarko memaparkan, Konjen RI Johor Bahru yang membawahi empat negeri melayani sekitar 250 ribu WNI. Itu yang terdata. Diperkirakan ada lebih banyak dari jumlah tersebut. KJRI Johor Bahru berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada setiap WNI.

Baca Juga :  Brigjen Pol Prasetijo Utomo Terancam Jadi Tersangka

Kunjungan zuriat Bentan dan Pemprov Kepri ini, kata Sunarko merupakan kunjungan istimewa karena merupakan wilayah Indonesia terdekat dengan Konjen RI Johor Bahru.

“KJRI berkomitmen mendorong pebisnis dan dunia usaha. Baik bekerjasama dengan Pemda maupun swasta yang selama ini sudah terjalin. Terlebih Kepri sebagai frontline tentu memiliki keistimewaan sendiri,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan bahwa banyak peluang usaha yang bisa dijajaki di Johor Bahru dan wilayah sekitarnya. Beberapa diantaranya bidang kepelabuhanan, transportasi laut dan pariwisata.

“Kedepan kami berharap bisa mengajak wisatawan mancanegara untuk berkunjung dan tinggal beberapa waktu di Kepulauan Riau. Ini berarti butuh sinergi dan kerja bersama berbagai pihak. Yang pasti, Konjen RI Johor Bahru siap mensupport,” katanya.

Baca Juga :  Dewan Pers Verifikasi Faktual Kepengurusan SMSI Pusat

Mewakili Gubernur Kepri, Kadis Perindustrian dan Perdagangan, Burhanuddin memaparkan potensi Kepri secara keseluruhan. Baik kemaritiman, budaya, dan wisata.

“Kegiatan silaturahmi ini sangat memiliki ruang dan peluang bagi perkembangan berbagai potensi Kepulauan Riau. Pemprov Kepri akan menindaklanjuti harapan dan permintaan dari pertemuan ini agar tercipta konektivitas berkesinambungan antara Kepri dan Johor Bahru,” ujarnya.

Dijelaskannya, Kepri terus berbenah dengan penataan kawasan sesuai peruntukannya. Seperti Batam untuk industri hi-tech dan jasa, Tanjungbalai Karimun sebagai kawasan industri berat, Bintan sebagaai wilayah pariwisata dan industri pengolahan. Sedangkan Natuna, Anambas dan Lingga diciptakan sebagai kawasan ekonomi baru berbasis pariwisata dan kemaritiman.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here