Beranda Kolom Opini Makna Internatioanl’s Women Days

Makna Internatioanl’s Women Days

228
0
Adlina Nadhilah F.

International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional diperingati pada hari ini, 8 Maret 2021. Peringatan International Women’s Day selalu di peringatikan setiap 8 Maret setiap tahunnya.Tahun ini, UN Women mengusung tema “Perempuan dalam Kepemimpinan: Mencapai Masa Depan yang Setara di Dunia Covid-19″ untuk memperingati Hari Perempuan Internasional 2021.

Peran perempuan memang sudah tidak bias diragukan lagi, bisa kita kilas balik dimana Raden Ajeng Kartini yang merupakan seorang pahlawan nasional yang berjuang membela hak-hak kaum perempuan. Melalui pemikiran yang ia tuangkan dalam tulisan. Kartini banyak membahas soal perjuangan kaum wanita untuk memperoleh kebebasan, persamaan hukum, dan pendidikan yang layak.

Pada musim pandemic seperti ini Ibu adalah perempuan yang sangat penting di keluarganya, tidak hanya tentang memasak, mengurus suami ataupun rumah. Tetapi sekarang juga sudah banyak peran Ibu yang bisa meningkatkan pemasukan keluarganya walaupun hanya dirumah saja. Membuka bisnis Online contohnya, benar-benar hal yang sangat mengagumkan.

Perempuan Indonesia muda lainnya juga sudah banyak mengukir prestasi dan sukses di bidang mereka dengan keyakinan dan mimpi yang mereka perjuangkan. Banyak sekali hal yang bisa dilakukan oleh perempuan walaupun awalnya selalu ditentang.
Sesuai dengan tema Internatioanl’s Women Days tahun 2021 ini ,”Perempuan dalam Kepemimpinan: Mencapai Masa Depan yang Setara di Dunia Covid-19”

Baca Juga :  Kebudayaan Kita di Panggung Kampanye

Walaupun masa pandemic banyak mengakibatkan banyak hal-hal yang menurun ,tapi tidak untuk kreatfitas perempuan. Dengan di rumah saja perempuan bisa mebuka lading bisnis onlinenya dan menghasilkan cuan ,ada yang menjual makanaan di aplikasi hijau ataupun coklat, ada yang menjual baju, masker, dan lain sebagainya. Perempuan zaman sekarang adalah perempuan yang bisa mematahkan stigma kalau perempuan hanya diperlukan di dapur saja.

Setiap perempuan mempunya hak untuk bebas berpendapat dan berkreatifitas salagi itu masih sesuai moral dan aturan yang ada. Perempuan muda juga menjadi garis terdepan dengan kepintaran mereka di era seperti ini.

Kita bisa ambil contoh dari Putri Indah sari Tanjung (lahir di Jakarta, 22 September 1996; umur 24 tahun) adalah CEO dan Founder Creative preneur. Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara yang lahir dari pasangan Chairul Tanjung dan Anita Tanjung. Ia menjalani kuliah di Academy of Arts, San Francisco, Amerika Serikat.

Tak hanya cantik tapi mempunyai ambisi yang menginspirasi perempuan muda lainnya. Putri juga mengajak para pengusaha perempuan di industri kreatif untuk bisa mengembangkan bisnisnya lewat program Elevate Women. Pengusaha perempuan bisa mendapat fasilitas dari para investor terpilih Indonesia.

Baca Juga :  Agar Murid Mudah Diarahkan, Lima Hal Ini yang Harus Dilakukan

Putri selalu memberikan inspirasi kepada pendengarnya mealui kanal youtube cxo atauipun juga melalu media social nlainnya seperti instagramputri .Contoh perempuan yang menginspirasi tapi dating dari generasdi yang berbeda ada NajwaShihab, S.H. yang akrab dipanggil Nana lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 16 September 1977; umur 43 tahun adalah mantan pembawa acara berita di stasiun televisi Metro TV. Ia pernah menjadi anchor dalam program berita prime time Metro Hari Ini, Suara Anda dan program bincang-bincang Mata Najwa.

Najwa adalah putri kedua Quraish Shihab, Menteri Agama era Kabinet Pembangunan VII. Nana menikah dengan Ibrahim Assegaf, dan sudah memiliki satu orang anak laki-laki yang akrab dipanggil Izzat (10 tahun). Mempunyai startup yang didirikan Najwa sejak awal tahun 2018 yang diberi nama Narasi.

Tidak hanya itu Najwa pun memiliki program televisi bernama “Mata Najwa”. Program televisi yang diputar perdana pada November 2009 itu kerap diganjar predikat sebagai talkshow dengan rating tertinggi di Indonesia. Lewat program tersebut, Najwa sering menerima penghargaan sebagai host berita terbaik.See?

Peran perempuan di segala bidang bisa sangat berpengaruh , di iringin dengan pola pikir yang terbuka perempuan bisa menduduki segla profesi yang selama ini hanay di naungin oleh kaum pria. Mungkin sampai sekarang, masih ada omongan yang mengatakan“ Percuma pendidikan mu tinggi , toh kamu nanti juga akan ada di dapur”, “Jangan terlalu tinggi pendidikanmu , nanti kamu susah mendapatkan jodoh” ya tak dipungkiri terkadang hal ini bisa membuat beberapa perempuan untuk tak mengambil langkah dan mengejar mimpi mereka. Seperti kata mba Najwa Sihab“ Kenapa harus memilih ketika kita bisa melakukan keduanya”.

Baca Juga :  UU Cipta Kerja: Surga atau Fatamorgana?

Ada baiknya setiap peremepuan mempunyai pola pikir seperti ini.Kejar Kariermu maka cinta yang berkelaslah yang akan kamu miliki. Kita perempuan, dan natinya kitalah yang akan melahirkan generasi hebat, Kecerdasan anak diturunkan dari Ibunya. Kita bisa menjadi wanita karier yang baik dan Ibu yang baik. Teruntuk perempuan muda di luar sana, tidak usah takut untuk mengejar mimpimu ,jika ada yang mengatakan “mimpimu terlalu jauh, mimpimu terlalu besar, kamu yang sekarang aja hanya seperti ini bagaiman mungkin bisa meraih mimpimu yang setinggi langit itu”.

Tidak perlu kamu membalasnya dengan omongan ,karena yang kamu perlukan hanya diam dan buktikan. Kejarlah mimpimu yang sudah kau susun sampai kamu tidak perlu memperkenalkan dirimu ketika berjumpa dengan siapapun itu kecuali Tuhanmu.

Adlina Nadhilah F
Mahasiswa Administrasi Publik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here