Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi, Saat tampil di acara masak-masak yang ditayangkan sebuah televisi nasional

beritakepri.id, Batam — Memasak memang menjadi hobi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Marlin Agustina Rudi. Ia rela berkeliling kecamatan untuk membagikan resep-resep masakan yang biasa dimasaknya di rumah. Marlin pun tak segan untuk turun langsung mempraktikkan cara mengolah makanan di hadapan ibu-ibu lain.

Bahkan Jumat (14/2) lalu, Marlin didaulat untuk tampil di acara masak-masak yang ditayangkan sebuah televisi nasional. Tentunya kesempatan ini tak disia-siakan istri Wali Kota Batam, Muhammad Rudi tersebut.

Ia memasak dua menu khas masyarakat melayu, yakni ikan dingkis asam pedas dan sotong masak hitam. Tujuannya tak lain adalah mempromosikan kuliner spesial ini ke nusantara. Sehingga semakin banyak orang yang ingin datang ke Batam dan Kepulauan Riau umumnya. Apalagi ia memasak di Hotel Harris Barelang, dengan latar belakang jembatan Barelang, salah satu ikon wisata Kota Batam.

Baca Juga :  Tinjau Jalan Provinsi di Batam, Isdianto Tegaskan Komitmen Membangun

“Ikan dingkis di sini disebut juga ikan imlek. Karena biasa bertelur jelang imlek jadi diyakini sebagai ikan keberuntungan. Momen imlek di sini wajib ada ikan dingkis biasanya. Cita rasa ikan dingkis ini enak. Jadi bisa diolah dengan berbagai cara. Hari ini saya tunjukkan cara memasak ikan dingkis asam pedas,” tutur Marlin seraya menyiapkan bahan-bahan.

Asam pedas merupakan masakah khas melayu. Namun menurut Marlin, asam pedas dari Kepulauan Riau memiliki sedikit perbedaan. Karena ditambahkan cabai merah keriting kering dalam bumbunya.

Baca Juga :  Aktivitas Ekonomi, Sekolah, Perkantoran Dibuka Kembali dengan Protokol Kesehatan dan Sanksi

Marlin kemudian menghaluskan bumbu-bumbu yang telah disiapkan. Bumbu halus tersebut lantas ditumis dengan sedikit minyak.

“Karakter ikan dingkis ini mengeluarkan minyak. Jadi saat menumis bumbu tak perlu pakai minyak banyak. Selain tidak baik juga untuk kesehatan kalau terlalu banyak minyak kan,” ujarnya.

Saat memasak ikan dingkis asam pedas ini, Marlin juga sempat mempromosikan Belakangpadang. Menurutnya asam jawa yang dipakai untuk memasak kali ini berasal dari Pulau Penawar Rindu tersebut.

“Bedanya dari asam jawa biasanya, ini berwarna cokelat dan enak. Kami di Batam suka pakai asam jawa dari Belakangpadang ini,” kata dia.
Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Batam ini juga membagikan tips agar ikan yang dimasak tidak amis. Yaitu siang ikan sampai bersih, lalu beri irisan jeruk nipis atau lemon.

Baca Juga :  Kelulusan SMA dan SMK Diumumkan 2 Mei Secara Online

Tips lain yang dibeberkan Marlin dalam acara ini adalah bagaimana melepas tinta hitam dari sotong. Tinta ini merupakan bahan utama dalam membuat menu sotong masak hitam.
Hasil masakan Marlin tak cuma menarik mata. Tapi juga teruji secara rasa. Kru yang ambil bagian pada syuting pun ikut mencicipi dan memuji masakan Bunda PAUD Kota Batam ini.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here