free page hit counter
AnambasNasional

Menjelang Idul Adha 1440 H, BI Buka Kas Keliling Di Anambas

Foto : Tempat Penukaran Uang Kas Keliling Bank Indonesia di Depan Kantin Pelabuhan Tarempa

beritakepri.id, ANAMBAS – Bank Indonesia (BI) menggelar program kas keliling di pulau terluar, terdepan dan terpencil (3T), pada tanggal 7 Agustus 2019, sekira Pukul 14.25 sampai dengan pukul 16.45 WIB, di wilayah Pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA). Kamis, (08/08/2019)

Kegiatan itu dihadiri juga : Letkol Laut (P) Nur Rochmad I (Danlanal Tarempa), Mayor Laut (P) Pungki Kurniawan (Komandan KRI Lemadang-632), Kompol Rafizal Amin (Waka Polres KKA), Iptu Boston Butar-Butar (Kasat Lantas Polres KKA), Agus Topik (Ketua Team Expedisi Kas Keliling Bank Indonesia) dan jajaran Lanal Tarempa, Polres KKA, serta diikuti masyarakat Anambas lainnya.

Dalam kegiatan itu, Bank Indonesia (BI) juga menyerahkan bantuan Kepada Sekolah SMA Negeri I Siantan, dengan membagikan : Satu Set Komputer; Satu Unit Printer; dan Satu Unit Infocus.

Foto : KRI Lemadang di Pelabuhan Tarempa-Anambas

Ketua Team Expedisi Kas Keliling Bank Indonesia Agus Topik, mengatakan, Masyarakat harus lebih waspada terhadap peredaran uang palsu mengingat kebutuhan transaksi belanja dan penukaran uang sangat tinggi. ucap dia

ia juga menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih teliti dengan pemilihan tempat penukaran uang dan mewaspadai adanya peredaran uang palsu dalam berbagai pecahan saat bertransaksi. Imbuh dia

“Agar terhindar dari peredaran uang palsu, BI mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat resmi yang sudah ditentukan, Baik di lembaga perbankan maupun ke kantor Bank Indonesia Perwakilan Kepri secara langsung”.

Dikatakan dia lagi (red), Cara untuk mengetahui uang tersebut palsu atau asli yaitu dengan 3D, (Dilihat, Diraba dan Diterawang).

tujuan ada nya Kegiatan sosialisasi kas keliling Bank Indonesia, guna untuk mengetahui keaslian uang, adanya tempat penukaran uang, distribusi uang di Kepulauan Terluar, Terdepan dan Terpencil (3T), agar masyarakat Anambas lebih mengetahui dan mengenal keaslian uang rupiah, serta menghindari masyarakat mengalami kerugian akibat uang palsu. (DS)

Baca Juga :  Peringatan HAN Perdana Di Desa Genting Pulur Oleh Mahasiswa KKN Stisipol Raja Haji Tanjungpinang Berlangsung Meriah

(BK/Lionardo)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *