beritakepri.id, BINTAN — Pemkab Bintan melalui Bagian Perbatasan Setdakab Bintan mengusulkan pembakuan nama pulau terhadap 5 titik pulau di Bintan.

Usulan ini disampaikan saat rapat verifikasi dan pembakuan nama bersama Kemendagri Dirjen Bina Administrasi Kewilayaan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL dan Badan Informasi Geofasial (BIG) dan Pemprov Kepri.

Rapat bersama ini dilaksanakan di Hotel The Acacia, Jakarta Pusat, Rabu (10/7) lalu.

Kabag Perbatasan Setdakab Bintan Hasan ketika ditemui di Toapaya, Senin (15/7) menyampaikan bahwa dari 5 titik pulau yang diusulkan dalam rapat verifikasi dan pembakuan nama, hanya 1 titik pulau yang disetujui.

Baca Juga :  Pembobol Uang Partai Ditemukan, Apri Apresiasi Kinerja Aparat Kepolisian

Yakni Pulau Panjang di depan Nirwana Resort Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong. “Pulau yang dikenal masyarakat kita bernama Pulau Panjang, kemarin sudah terverifikasi setelah BIG melakukan kroscek ke Bintan,” katanya.

Sedangkan 3 titik pulau lainnya yang berada di Kecamatan Seri Kuala Lobam bukan pulau. Kemudian 1 titik pulau yakni Pulau Majin Besar di depan Pantai Lola Kecamatan Gunung Kijang terduplikasi dengan 16.671 pulau yang ada di Indonesia.

Bila berdasarkan BIG, ia menjelaskan kriteria pulau bila saat air pasang laut tertinggi terlihat dan memiliki daratan meskipun hanya 10 × 10 meter.

Baca Juga :  Wujudkan Tata Kelola Keuangan Berbasis Elektronik, Pemkab Bintan Gandeng BPKP Kepri

“Walaupun hanya terlihat batu saja, itu sudah namanya pulau,” kata dia.

Di Indonesia sendiri ada sekitar 17.016 pulau yang diusulkan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) namun baru 16.671 pulau yang terverifikasi. (BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here