Bupati Karimun, H Aunur Rafiq.

beritakepri.id, KARIMUN —Pemerintah Kabupaten Karimun tinjau ulang aturan beribadah saat COVID-19 bagi umat beragama dalam upaya mencegah penyebaran pandemi virus corona.

Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan Pemkab Karimun tinjau ulang aturan beribadah saat COVID-19, berkaitan dengan imbauan dan larangan-larangan, seperti bagi umat Islam di Kabupaten Karimun.

Di tengah pandemi Covid-19, umat Islam dianjurkan melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadhan 1441 Hijriah seperti shalat lima waktu, shalat jumat, dan shalat tarawih di rumah saja.

“Melihat situasi saat ini, Pemkab Karimun akan mengevaluasi imbauan dan larangan-larangan pelaksanaan ibadah umat beragama terutama umat Islam yang sedang menjalankan ibadah bulan suci Ramadhan di Kabupaten Karimun,” ujar Aunur Rafiq saat acara penyerahan bantuan paket sembako ke masyarakat, Sabtu (2/5/2020).

Baca Juga :  Ibu-ibu di Karimun Serbu Nurdin

Bupati Karimun mengatakan akan melaksanakan rapat koordinasi dengan instansi terkait terlebih dahulu untuk mengevaluasi himbauan dan larangan-larangan mengenai pelaksanaan ibadah di tengah pandemi covid-19 tersebut.

“Kami akan rapat koordinasi terlebih dahulu, dan nantinya dalam mengambil keputusan kita akan tinjau kembali tentang unsur keselamatan dari tim gugus mengenai pelaksanaan ibadah di kondisi seperti sekarang ini,” kata Rafiq.

Status Kabupaten Karimun

Orang nomor satu di Karimun ini menjelaskan, status Kabupaten Karimun saat ini memang masih tergolong aman dari wabah virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan Tiongkok pada akhir bulan Desember 2019 tersebut.

Baca Juga :  Sembako Sitaan Bea Cukai Dihibahkan Ke Pemerintah untuk Masyarakat

“Saya minta jangan sampai kita semua lengah, Meskipun daerah kita aman, namun daerah lain belum tentu aman, untuk itu dalam rapat koordinasi yang tepat nantinya kita bisa memberi jaminan dan kepastian untuk masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya,” jelasnya.

Terakhir, Bupati Karimun mengimbau seluruh masyarakat untuk mengikuti segala anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran wabah virus yang telah memakan ribuan korban jiwa di seluruh dunia tersebut.

“Saya imbau masyarakat untuk mengikuti anjuran-anjuran pemerintah seperti physical distancing atau jaga jarak kemudian menjaga pola hidup bersih dan sehat, apabila kita terus melakukannya tentunya kita bisa menghentikan penyebaran virus tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga :  Tak Lama Lagi, Ada Go-Jek di Karimun

Untuk diketahui, Kabupaten Karimun saat ini masih tergolong zona hijau, dimana jumlah dan data kasus positif Covid-19 di Karimun, hingga Senin (4/5/2020) sebanyak lima pasien, dengan dua pasien sudah dinyatakan sembuh dan tiga lainnya masih menjalani isolasi di RSUD Muhammad Sani Karimun.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here