free page hit counter
Advertorial

Permudah Masyarakat dengan Layanan Online

beritakepri.id, TANJUNGPINANG —Perkembangan informasi teknologi harus dimanfaatkan untuk mempermudah layanan kepada masyarakat.

Masyarakat Tanjungpinang mengharapkan pemerintah daerah bisa merealisasikan smart city yaitu seluruh pelayanan berbasis online.

Diketahui, Pemko Tanjungpinang sudah mulai mengarah pada pelayanan serba online. Meski demikian belum maksimal. Sehingga keluhan-keluhan dari masyarakat masih muncul.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto mengatakan, dirinya masih sering menerima pengaduan terkait pelayanan administrasi di berbagai bidang yang manual dan merepotkan.

Misalnya pelayanan kesehatan, pelayanan pengurusan administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Tanjungpinang yang juga masih serba manual.

Persoalan mendasar yaitu, warga harus meluangkan banyak waktu mengantre di front line. Selain itu, warga harus bolak-balik datang ke kantor untuk memastikan kesiapan dokumen mereka.

Menurutnya, persoalan ini sudah bisa diminimalisir dengan sistem online. Layanan dalam jaringan (Daring) bukan tidak mungkin direalisasikan mengingat Kota Tanjungpinang yang kecil.

Jaringan internet sudah lancar, tinggal membenahi perangkatnya, serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang mengelolanya di dinas-dinas yang berhubungan dengan publik.

Agus menuturkan, Pemko Tanjungpinang menjadi salah satu daerah ditunjuk merealisasikan smart city di Indonesia. Tak seluruh kota di Indonesia terpilih untuk itu.

Salah satu gambarannya menuju kota cerdas adalah layanan serba digital. Seluruh pelayanan sudah bisa diakses melalui internet ke depannya.

Dituturkannya, pelayanan di RSUD Kota Tanjungpinang sudah mengarah demikian. Hanya saja masih perlu beberapa penyempurnaan untuk bisa memaksimalkan pelayanan.

Hal itu memang biasa. Selalu ada kekurangan saat berganti sistem dari manual ke online. Yang penting, terus dibenahi. Apalagi, layanan di RSUD ini paling banyak menyentuh masyarakat setiap hari.

Ada beberapa pelayanan yang perlu ditingkatkan di rumah sakit pelat merah itu,  misalnya tidak perlu mengantre di ruang pendaftaran namun bisa langsung ke poli.

Baca Juga :  Tahun Depan Buat DED Pelantar se-Tanjungpinang

Kondisi saat ini, setelah mendaftar, pasien perlu konfirmasi ke ruang pendaftaran, baru dilanjutkan ke poli masing-masing.

”Yang sekarang sudah lebih baik di banding beberapa waktu lalu, namun masih perlu penyempurnaan agar lebih maksimal,” pesannya.

Agus menuturkan, harusnya begitu juga pelayanan di puskemas, Disdukcapil maupun OPD lainnya. Melalui sistem online, warga datang ke puskemas, rumah sakit maupun Disdukcapil tidak perlu mengantre lama-lama.

Ke depannya, pelayanan itu harus memberi kepastian. Misalnya, warga sudah bisa menentukan waktu kapan akan dilayani. Bisa mengetahui syarat-syarat yang diperlukan untuk dokumen secara online.

Begitu juga dengan pengambilan dokumen yang masih kurang atau sudah beres, petugas sudah menginformasikan melalui aplikasi. Sehingga warga tak perlu bolak-balik datang ke Kantor Disdukcapil.

”Kasihan warga jika bertemu dengan petugas saja harus mengantre. Ini harus diubah. Harus online. Jadi warga tinggal lihat di aplikasi apakah berkasnya sudah siap atau belum,” paparnya.

Bila pelayanan sudah berbasis online, menurutnya tidak akan ada lagi warga yang mengeluhkan pelayanan di Disdukcapil maupun OPD lainnya.

”Kita harus sistem online. Bahkan janji kampanye kepala daerah jemput bola. Kami berharap di bawah pemerintahan sekarang bisa terealisasi mulai dari pelayanan dasar,” tuturnya.

Menurutnya, smart city itu bukan hanya menyediakan akses internet di ruang publik, tetapi pelayanan di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Tanjungpinang sudah bisa diakses secara online.

Ia menjelaskan, smart city merupakan konsep sebuah kota yang memiliki koneksi terintegrasi dalam berbagai bidang hingga memberikan dampak praktis dan efisiensi dalam pengelolaan kota.

Agus mengatakan, keluhan warga tersebut harus jadi fokus pemerintah untuk diselesaikan. Terkait anggaran untuk membenahinya, legislatif akan mendukung. Yang penting, utamakan pelayanan kepada masyarakat. (adv)

Baca Juga :  Lobi Pusat untuk Bangun RSUD

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *