free page hit counter
Berita UtamaKepri

Simpati Mengalir untuk Nurdin Basirun

Rasa simpati terhadap kasus yang menimpa Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terus mengalir dan datang dari beragam kalangan. Banyak yang tidak percaya hal ini bisa terjadi dan menimpa Nurdin. Sebab selama ini citra yang ditampilkan Nurdin baik sebagai orang nomor satu maupun dalam pergaulan keseharian, jauh daripada melakukan sebagaimana yang telah terjadi.

“Sepertinya tidak mungkin Pak Nurdin melakukan itu. Dia orang baik,” nilai Wati, warga Batu 2 Tanjungpinang.

Beberapa warga lain ada juga yang berpendapat seperti itu. Lalu mereka mencoba analisa sekenanya.

Ada pula pendapat yang mengatakan bahwa kejadian ini merupakan buah yang harus dituai Nurdin dari perjalanannya sejauh ini. “Ibarat pepatah, siapa menabur angin, makan akan menuai badai,” sebut Ujang, warga lainnya.

Ujang tak merasa kaget hal ini terjadi. Menurutnya sudah lumrah kalau pejabat publik terlibat hal demikian. Menerima suap untuk meumuluskan satu urusan seperti ini sudah sangat sangat lazim. Hanya saja, Ujang menilai, apa yang dialami Nurdin ini sedikit mengusik dan membuatnya penasaran. Apakah murni karena lagi sial atau ada skenario lainnya.

“Maklumlahkan, sudah dekat tahun politik pemilihan kepala daerah. Dan Nurdin merupakan calon kuat sulit untuk dilawan,” katanya.

Rata-rata mereka kaget kejadian ini menimpa Nurdin yang rajin melakukan subuh berjamaah keliling dan selalu memberi perhatian bagi penghafal Al-Quran.

Tapi apa daya. Tak ada kuasa bagi mereka untuk mencegah kejadian ini. Meski berserah pada hukum yang berlaku, mereka mengaku mendoakan Nurdin agar kuat dan tabah menghadapi cobaan ini.

“Ya, hanya doa yang bisa dibuat. Sebab bagaimanapun dia adalah pemimpin kita,” alasan Naldi, warga lainnya.

Selain masyarakat awam, simpati untuk Nurdin juga datang dari mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah. Dia mendoakan agar kasus yang menimpa Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, cepat selesai. Dan Nurdin kembali menjalankan aktivitas seperti biasa di Pemerintah Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Universitas Bina Nusantara Gelar FGD Bahas Anambas

Ismeth meminta pada seluruh lapisan masyarakat agar tidak terprovokasi.

“Pak Nurdin baik. Mari, kita doakan agar kasus yang menimpanya cepat berakhir. Masyarakat tidak perlu menilai yang macam-macam. Biarkan aparat penegak hukum yang menyelesaikannya,” kata Ismeth.

Sama halnya dengan Isdianto, Wakil Gubernur Kepri. Sebagai wujud simpati, dia sudah menjumpai Nurdin Basirun usai menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tanjungpinang, Kamis, (11/7/2019) pagi, sekira pukul 07.30 WIB.

Kehadirang Isdianto di Mapolres Tanjungpinang, didampingi Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Monang P. Silalahi.

”Mari kita doakan bersama, agar kasus ini cepat selesai. Harapan kita Pak Gubernur Kepri kembali bisa bekerja bersama kita,” ujar Isdianto.

Tidak banyak pernyataan yang disampaikan Isdianto. Terlihat, wajahnya lesu menandakan ia ikut merasakan kesedihan yang dialami Gubernur Kepri.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, juga mengungkapkan turut prihatin.

“Do’a terbaik untuk Gubernur Kepri. Saya pribadi turut prihatin atas apa yang menimpa beliau,” katanya.

Syahrul berpesan kepada seluruh masyarakat Kepri khusunya Tanjungpinang agar senantiasa mendo’akan
Gubernur Kepri yang saat ini sedang mendapatkan cobaan oleh Allah SWT.

“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat yang mencintai beliau agar senantiasa mendoakan yang
terbaik untuk beliau dan selalu menjaga ketenangan,’ himbaunya.

Syahrul juga berharap keluarga besar Nurdin Basirun agar selalu bersabar dalam menjalankan rutinitas keseharian.

“Insya Allah masyarakat selalu mendoakan yang terbaik untuk beliau,” katanya.(BK/R)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *