Kepala Sekolah SMPN 11 Mulya Wiwin, saat bertemu dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Kegiatan Monitoring dan Evaluasi diruangannya, Senin (19/10)

beritakepri.id, TANJUNGPINANG – Sejak diumumkan Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang tentang dimulainya pembelajaran di Sekolah- sekolah beberapa waktu lalu, SMP Negeri 11 Kota Tanjungpinang, bertempat di Kp. bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota langsung membuka sekolah jauh lebih awal dari sekolah lainnya.

Pengaktifan belajar luring ( Luar Jaringan ) dan daring ( Dalam Jaringan ) mulai dikombinasikan dan tetap menjalakankan protokol kesehatan juga siaga Covid-19.

Adapun kembalinya kesokolah akan dimulai dari membersihkan sekolah untuk persiapan proses belajar dan mengajar, menyiapkan ruang belajar, membersihkan, mengatur jarak meja- kursi, kamar mandi, tempat ibadah, lingkungan sekolah dan seluruh fasilitas sekolah.

Baca Juga :  Tabligh Akbar Ustad Azhar Idrus dari Malaysia, Wali Kota Tanjungpinang Menaruh Harapan

Dikatakan Kepala Sekolah SMPN 11 Mulya Wiwin ” semua fasilitas ruang kelas, ruang guru, fasilitas sekolah seperti laboratorium, mushola, kanting, pokoknya seluruh sekolah kita bersihkan, menyemprot dengan desinfektan juga kita lakukan,” katanya, Senin ( 19/10 ) di ruang kerjanya.

Siswa di bagi 2 kelompok, kelompok A dan kelompok B. Masing- masing kelompok jadwalnya dibagi perminggu .

” Siswa ini kita bagi jadi 2 kelompok, A dan B, dibagi perminggu, jadi bila kelompok A daring, kelompok B luring, jumlah siswa perkelas dibatasi, hanya 17 orang aja karena maksimalkan 20 orang tiap kelasnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Hendaknya Miliki Konsep Khusus dalam Membangun Wilayah Kepri

Ditambahkannya, Siswa duduk diberi jarak antara satu sama lain, dibuat sprti ujian nasional, minimal 1 meter.

” Duduk dikelas sudah kita atur jaraknya, dan setiap kelas didepan kelasnya juga ada tempat cuci tangan, intinya kita benar- benar siaga dan ikutin aturan pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan,” tuturnya menambahkan.

Terlihat Di pintu masuk ada 6 tempat mencuci tangan. pengecekan suhu awal masuk dan kembali juga di lakukan, dicatat oleh petugas sekolah. Waktu belajar berubah, sebelum pandemi lama belajar 40 menit sekaranf menjadi 30 menit.

Baca Juga :  Sah APBD Kepri 2019 Rp3,659 Triliun

Mulai belajar luring dari jam 07:20 wib sampai dengan 10:30 wib lalu dilanjutkan guru dengan daring dari jam 11:00 wib sampai dengan jam 13:40 wib termasuk istirahat di jam 12:00 wib.(BK/Cha)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here