Pulau Pekajang, kini sudah dilayani akses komunikasi.

beritakepri.id, LINGGA — Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya keingingan masyarakat Pulau Pekajang untuk bisa menikmati akses komunikasi bisa terwujud tahun ini.

Adalah Kominfo Lingga sebagai penggerak, dan Pemprov Kepri sebagai fasilitator, sehingga keinginan tersebut direspon penuh oleh BAKTI dari Kementerian Kominfo.

Adapun Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tersebut merupakan perubahan dari Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) yang lahir pada tahun 2006 untuk menjalankan tugas dan fungsi dari Kominfo. Kemudian, dengan adanya Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2018 tertanggal 23 Mei 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, maka resmi nama BAKTI digunakan hingga kini.

Baca Juga :  Lingga Recycle Carnival Jadi Magnet Baru Wisata

Badan milik Kominfo ini mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan pembiayaan Kewajiban Pelayanan Universal dan penyediaan infrastruktur dan layanan telekomunikasi dan informatika.

Melalui BAKTI inilah pembangunan tower mini setinggi 32 meter dimulai, sehingga pada akhirnya keterisolasian yang dulu dialami masyarakat Pulau Pekajang pun mulai sirna.

Kasi Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lingga, Ady Setiawan mengatakan, tower yang dibangun di Pulau Pekajang ini merupakan BTS yang menggunakan akses V-Sat. Hal ini dikarenakan letak geografis Pulau Pekajang yang sangat jauh, sehingga tidak bisa dijangkau oleh tower-tower sekitarnya.

Baca Juga :  Plt. Wali Kota Tanjungpinang Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019

“Karena jauh, jadi kita harus pakai V-Sat. Namun, tarifnya juga tidak sama seperti akses telekomunikasi dari tower-tower provider yang biasanya,” kata Ady menjelaskan.

Beliau berharap, dengan adanya akses telekomunikasi di Pulau Pekajang saat ini, bisa membuka keterisolasian dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat Pekajang ke arah yang lebih baik.

Pak Simon, salah seorang warga pulau Pekajang saat dihubungi melalui telpon seluler mengakui hal tersebut. Beliau dengan dengan sangat antusias menyampaikan kegembiraannya.

“Iya betul Pak. Sekarang saya lagi di bawah tower, sudah bisa nelpon keluar sekarang Pak,” katanya.

Baca Juga :  Polres anambas Gelar Upacara HUT Bhayangkara Ke 73

Dia juga mengatakan, jangkauan sinyal tower tersebut juga cukup luas, sehingga saat sedang memancing di laut sekitaran Pulau Pekajang pun masih bisa terjangkau.

Bupati Lingga, Alias Wello menyambut baik aktifnya tower komunikasi di pulau Pekajang ini.

“Kedepannya diharapkan akan lebih mempermudah koordinasi antara pulau Pekajang dengan kecamatan, juga dengan kabupaten,” harapnya.

Dia juga berkeinginan segera mengakomodir daerah-daerah lain yang masih belum terjangkau akses telekomunikasi agar bisa merasakan kesempatan yang sama.

Tahun ini ada dilakukan rehabilitasi 7 tower BTS mini yang telah dibangun sejak tahun 2014.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here