Sosialisasi Program Sembako di Kecamatan Pulau Tiga, Kamis (13/02)

beritakepri.id, NATUNA — Kementerian Sosial (Kemensos) mulai awal Tahun 2020 mengubah Program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) ditransformasikan menjadi program Sembako. Transformasi menjadi program Sembako dilakukan dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Dikatakan oleh Koordinator Daerah (Korda) Program Sembako Kabupaten Natuna, Ari Asari, saat melakukan Sosialisasi Program Sembako di Kecamatan Pulau Tiga, Kamis (13/02) Program Sembako merupakan perluasan manfaat pelaksanaan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga :  KNRP - FSLDK Kepri Ajak Warganet Ikuti Program Tadarus Online

Ditempat yang berbeda, Ia juga menjelaskan, pada program Sembako ini indeks bantuan ditingkatkan dan jenis komoditas yang dapat dibeli oleh KPM diperluas tidak hanya berupa beras dan telur seperti program BPNT.

“Program sembako merupakan peralihan dari Program BPNT 2019. Perbedaannya, kalau BPNT jumlah bantuan hanya 110 ribu per KPM per bulannya, dan hanya bisa di belanjakan untuk 2 komoditas saja, beras dan telur” jelas Ari ketika dikonfirmasi wartaKominfo. “Sedangkan program sembako 2020, jumlah bantuan meningkat menjadi 150 ribu perbulan per KPM dan Komoditas yg bisa di belanjakan bertambah” sambung Ari.

Baca Juga :  Program Prioritas SMSI Menjadi Kostituen Dewan Pers Disambut Baik

Ari juga mengatakan, selain beras dan telur KPM juga dapat membelanjakan sumber protein hewani (daging sapi, ayam dan ikan segar), sumber protein nabati (kacang-kacangan, tahu tempe) dan sumber vitamin dan mineral (sayur mayur dan buah-buahan)” , sambung Ari. Dengan adanya kenaikan indeks bantuan dan penambahan jenis bahan pangan tersebut diharapkan pengeluaran KPM dapat ditekan dan mereka menjadi lebih mandiri.(BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here