Beranda Berita Utama Vaksinasi Anak Kepri Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2022

Vaksinasi Anak Kepri Ditargetkan Rampung Akhir Januari 2022

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad

beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menargetkan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun selesai akhir Januari 2022. Target akhir Januari tersebut, ditegaskannya adalah paling lambat. Artinya, sebelum Januari 2022 berakhir, sebanyak 249.047 anak Kepri sudah divaksin. Oleh karena itu dia meminta setiap kepala daerah kabupaten/kota mengontrol dan mengawasi kegiatan vaksinasi.

“Target harian mesti dipenuhi. Saya telepon bupati supaya camat digerakkan. Itu salah satu tugas camat, berkoordinasi TNI/Polri di tempat masing-masing. Vaksinasi anak kita selesaikan 31 Januari 2022, paling lambat,” kata dia.

Baca Juga :  Pemko Tanjungpinang Tegaskan Pelaksanaan Ibadah Tetap Di Rumah

Ansar optimis apabila camat bisa memenuhi target kerja harian, vaksinasi anak bisa selesai lebih cepat. Ansar mengatakan target vaksinasi anak untuk Kota Batam mencapai hampir 5.000 anak setiap hari. Meski relatif banyak, dia yakin dapat dituntaskan oleh jajaran pemerintah setempat.

“Batam sudah biasa melaksanakan ini dalam skala besar, baik oleh PSMTI, Apindo, maupun paguyuban-paguyuban. Nanti kita juga dorong anggota DPRD yang reses sekarang bisa juga melaksanakan hal yang sama bagi anak konstituennya,” terangnya.

Pemprov Kepri menargetkan sebanyak 11.655 anak mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin covid-19, yang dibagi di Batam sebanyak 5.000 anak, Tanjungpinang 2.102 anak, Bintan 1.715 anak, Karimun 1.000 anak, Lingga 500 anak, dan Natuna 1.338 anak.

Baca Juga :  Banyak Yang Terbantu Program PKK, Juwariyah Ingin Terus Berkiprah

Sedangkan Kabupaten Kepulauan Anambas belum dapat dilaksanakan vaksinasi anak usia 6-11 tahun, karena syarat capaian vaksinasi lansia belum terpenuhi.

Menurut Ansar, saat ini tersedia 114.000 dosis vaksin Sinovac yang diperkirakan habis dalam waktu 10 hari ke depan. Ia mengaku telah meminta tambahan dari pemerintah pusat agar vaksinasi anak tidak terputus.

Ia menyatakan apabila vaksinasi anak 6-11 tahun selesai, seluruh kategori umur warga di Kepri telah mendapatkan tambahan kekebalan tubuh, hingga terbentuk kekebalan kelompok.

“Jadi bisa memproteksi masyarakat dari jenis turunan pandemi covid-19 yang ada,” jelasnya.(Chalima/Rusdi, Mahasiswa Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Prodi Sosiologi)
.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here