Beranda Berita Utama Petinju Kepri, Cuma Tersisa Sandy di Semifinal PON XX Papua

Petinju Kepri, Cuma Tersisa Sandy di Semifinal PON XX Papua

64
0
Aksi petinju Kepri di atas ring pada saat bertanding di GOR Cendrawasih, dalam ajang PON XX Papua, Sabtu (9/10/2021). F- Istimewa/Humas KONI Kepri

beritakepri.id, JAYAPURA – Tiga petinju Kepri gagal melaju ke babak semifinal. Dalam laga yang digelar di GOR Cendrawasih, Sabtu (9/10) langkah petinju Kepri terhenti di babak perempat final.

Tiga petinju Kepri yang berlaga adalah Emzee Louis Bangun, Bintang Aries Tanto Pardede, dan Rido Sesarius Butar Butar. Ketiganya hatus menerima nasib dikalahkan lawan-lawannya.

Berlaga di kelas welter ringan (60-64 kg) Emzee kalah KO atas lawannya petinju Daniel Andrianus Mofu (Jawa Timur). Emzee kalah KO di ronde pertama setelah sebelumnya mendapat dua kali hitungan dari wasit. Emzee terkena pukulan di ulu hati yang menyebabkannya kesulitan untuk bisa melanjutkan laga. Wasit menghentikan pertandingan dan memenangkan Daniel.

Sementara itu, Bintang Aries Tanto Pardede turun di kelas menangah (69-75 kg) juga mengalami nasib serupa. Bintang kalah angka dari petinju Bali, Cakti Dwi Putra. Di ronde pertama Bintang menekan pergerakan cakti. Tapi selisih jangkauan dan tinggi badan embuat Bintang kesulitan.

Baca Juga :  Penyair Perempuan Indonesia Lahir di Kepulauan Riau

Meski demikian Bintang tak menyerah. Ia berusaha untuk bermain rapat dan terus mengurung lawan. Sayang, di ronde kedua dan ketiga situasi tak berubah. Memanfaatkan tinggi badan dan jangkauan, Cakti berhasil menyarangkan pukulan.

Satu lagi petinju Kepri berlaga di kelas berat ringan (74-81 kg), Rido Sesarius Butar Butar. Melawan Bram Hendra Beraubun (Jawa Barat) Rido tampil di bawah form. Dengan skill dan kemampuan Bram yang merupakan petinju pelatnas membuat Rido tak kuasa menahan pukulan lawan. Bahkan pukulan Bram yang mengenai rusuk membuat Rido goyah dan hampir jatuh.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Terima Penghargaan Top Pembina BUMD 2021

Melihat itu, wasit langsung menghentikan pertandingan dan memberikan hitungan pada Rido. Ronde pertama berakhir dengan keunggulan Bram. Memasuki ronde kedua, Bram kian trengginas. Pukulan demi pukulan membuat Rido tak kuasa mengembangkan permainan. Dua kali tercatat wasit memberikan hitungan sebelum akhirnya menghentikan pertandingan lantaran Rido tak lagi mampu bertahan.

Bram akhirnya diputuskan menang TKO, sekaligus mengakhiri langkah petinju Kepri. Dengan kekalahan ini, hanya satu petinju Kepri yang melaju ke babak semifinal, yaitu Sandyarto Deno Feroja di kelas berat.

Asisten pelatih tinju Kepri, Rionando Butar Butar memohon maaf atas kegagalan petinju Kepri. Menurutnya, petinju Kepri terlalu cepat bertemu petinju pelatnas.

”Bintang kalah angka tipis 3-2, sedang Emzee dan Rido kalah KO dan TKO. Dari drawing memang petinju Kepri tidak medapat lawan sepadan,” papar Rionando.
Terkait performa petinju Kepri, Rionando mengatakan hanya Bintang yang mampu mengimbangi lawannya. Sedang yang lainnya melawan petinju yang kemampuannya jauh diatasnya.

Baca Juga :  Lantik Ketua TP PKK Tanjungpinang, Dewi Kumalasari : Bergerak Bersama Membantu Masyarakat

Rionando juga menjelaskan jika pihaknya sedang mempersiapkan Sandyarto untuk berlaga di babak semifinal. Sandy adalah satu-satunya perinju Kepri yang tersisa di PON XX Papua.

“”Kali sedang menggodok strategi yang akan dipergunakan untuk melasan Erico, pertinju Papua. Erico adalah petinju senior yang punya pengalaman luas,” urainya.

Sandyarto akan berlaga di babak semifinal, Senin (11/10) ini. Sandy pernah berjumpa dengan Erico saat seleksi nasional, April lalu. Saat itu Sandy berhasil mengalahkan Erico.(Chalima)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here