Beranda Berita Utama TJA Bantu Tanaman Hidroponik Untuk Masyarakat Pesisir

TJA Bantu Tanaman Hidroponik Untuk Masyarakat Pesisir

98
0
Ibu-ibu saat memanen sayuran

beritakepri.id, TANJUNGPINANG – Ditengah pengetatan PPKM Level 4 di Pulau Bintan, tidak sedikit masyarakat terdampak karena pemenuhan kebutuhan ekonomi yang terbatas. Menyikapi mirisnya hal itu, anggota DPRD Provinsi Kepri Teddy Jun Askara (TJA), berinisiatif memfasilitasi tanaman hidroponik untuk masyarakat pesisir yang terdampak di Tanjungpinang.

“Kita siapkan sebanyak 6 blok untuk enam kelompok, satu kelompok 10 orang. Intinya kita ingin membantu beban ekonomi masyarakat pesisir ditengah PPKM ini,“ jelas TJA kepada wartawan, Rabu (28/7) pagi.

Inisiatif ini, ia lakukan, karena melihat dan menerima banyak informasi dari berbagai masyarakat pesisir yang mengeluhkan bagaimana solusi agar tetap bertahan hidup di tengah PPKM darurat di Kepri saat ini.

Baca Juga :  1.041.400 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air

Ia menceritakan, melalui dana aspirasi pokok pikiranya di DPRD, politisi Golongan Karya ini berinisiatif memfasilitasi secara gratis bibit dan tanaman hidroponik untuk masyarakat pesisir yang saat ini sangat terdampak.

“Kita juga merasakan penderitaan mereka, belum lagi suami mereka tidak dapat melaut karena perubahan musim, ditambah ada batasan mereka untuk mencari rezeki karena harus patuh PPKM, maka kita melalui RT dan RW setempat mengajak warga untuk sama-sama bercocok tanam hidroponik,“ jelas TJA.

Lebih lanjut, TJA menambahkan saat ini tanaman hidroponik yang ia siapkan di Pulau Dompak, bersama warga sekitar saat ini sudah panen yang ke dua kali. TJA tampak sumringah, karena warga sekitar tampak senang ikut memanenkan tanaman kangkung dan tanaman sayur sejenis lainya itu.

Baca Juga :  Fitur Rumah Belajar sebagai Sekolah Maya Selama Covid 19

“Kita juga menargetkan akan melakukan hal yang sama di daerah pesisir lain di Tanjungpinang, di lokasi saat ini sebagai percontohan, dan alhamdilillah berhasil,“ tambahnya.

“Tanaman hidroponik ini enggak repot, hanya kualitas airnya tetap selalu di pantau. Setelah itu, selama dua minggu ke depan mereka bisa panen,“ timpalnya.

Salah satu Ibu Rumah Tangga yang ikut memanen, Ani mengapresiasi inisiatif TJA karena sudah memfasilitasi tanaman dan hasil panen hidroponik untuk masyarakat yang sangat terdampak karena Covid-19. “Alhamdulillah kita sangat terbantu dengan hasil panen tanaman ini, kami berharap pemerintah provinsi maupun kota juga memfasilitasi hal yang sama, seperti yang dilakukan Pak Teddy ini,“ pesannya demikian. (BK/R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here