Pembangunan Jalan Reservasi Tarempa-Rintis di jalan Soekarno Hatta Dusun Batu Tambun Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas.

 

beritakepri.id, ANAMBAS – Pembangunan jalan Reservasi Tarempa Rintis (jalan nasional) di Dusun Batu Tambun Desa Tarempa Selatan, membuat kondisinya lebih tinggi dari rumah warga. Hal ini, mengakibatkan dampak yang meluas.

Warga Dusun Batu Tambun, Sarman mengatakan, jalan Nasional Reservasi jalan Tarempa – Rintis di Batu Tambun yang dibangun konsekuensinya menjadi lebih tinggi, sedangkan rumah warga dibangun sudah lama.

“Hal ini membuat rumah warga menjadi lebih rendah dari pada jalan. Beberapa warga mengeluh dengan kondisi itu,” beber dia kepada beritakepri.id, Senin (01/07/2019).

Seharusnya, pihak DPUPR Kepulauan Anambas, lanjut Sarmahn, harus memperhatikan dan mengawasi setiap pekerjaan reservasi jalan Tarempa-Rintis yang dilakukan oleh pemenang lelang di Dusun Batu Tambun Kecamatan Siantan.

Baca Juga :  Hadiri IISMEX 2019, Syahrul Pastikan Smart City Tanjungpinang Segera Terealisasi

Sementara itu, Heri mantan pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Anambas sangat menyesalkan. Sebab, pembangunan jalan itu bukan hanya main timbun saja. Harusnya pengerjaan jalan Nasional Paket Reservasi Tarempa-Rintis bisa melihat dampak yang akan terjadi dengan rumah-rumah warga di sekitar.

“Bapak lihat saja sendiri bagaimana dengan rumah saya yang ada di dusun batu tambun”, jangan enaknya kontraktor yang mengerjakan, sakitnya sama saya dengan dampak pengerjaan itu”. jelas Heri kepada beritakepri.id.

ia menambahkan, bukan hanya itu, “ketika hujan air yang menggenangi halaman rumahnya bisa masuk di dalam sumur galian”.

Baca Juga :  Wagub: Kita Akan Evaluasi, Ini Bukan Sekedar Gertak

ia juga berharap, kepada Pemerintah Anambas untuk segera menegur kontraktor, sebelum dilakukannya pengaspalan dan dilakukan pengerukan ulang sesuai dengan badan jalan lama dan tidak mengakibatkan dampak kepada rumah warga di dusun batu tambun.

Di lain pihak, RT 03 Dusun Batu Tambun Desa Tarempa Selatan juga menyampaikan hal yang sama dengan laporan warganya kepada dia. Sebab, perencanaan pekerjaan itu semulanya mengikuti jalan semen beton yang lama. Kini malah di lakukan penimbunan sekitar lebih kurang 1 meter bahkan ada yang lebih. jelas dia.

“Yang lebih parah lagi ketika hujan lebat, yang menimbulkan dampak di rumah warga RT 02 dusun batu tambun”.

Baca Juga :  Lanal Dabo Singkep Jadi Tujuan Pertama Kunjungan Danlantamal IV

ia berharap kepada pemangku kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, bisa melakukan teguran kepada kontraktor atau fasilitator, sebelum reservasi jalan Tarempa-Rintis di lakukan pengaspalan.

Di lain pihak, Kepala Bidang Bina Marga, Arman Simbolon, ketika di hubungi melalui telfon dengan berdering sekitar 4 (empat) kali dan tidak ada tanggapan/respon.

Ketika beritakepri.id mengkonfirmasi melalui whatapps, ia mengatakan, “Terimakasih infonya pak, Nanti akan kami coba tanyakan ke pelaksana nya, Karena wewenang nya di satker.” ungkap Kepala Bidang DPUPR Bina Marga Arman Simbolon.

(BK/Lionardo)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here