Alias Wello (AWe) cabup Bintan

beritakepri.id, BINTAN – Gelombang kedatangan tenaga kerja asing asal Cina ke Kabupaten Bintan, Kepri, tak tertahankan.

Menyusul jadwal datangnya sekitar 150 orang naker Cina via Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Jumat (2/10/2020) pukul 13.00.

Mereka datang langsung menggunakan charter flight atau penerbangan langsung dari Qingdao, Cina.

Dengan kedatangan naker Cina ini, jumlah penduduk Kabupaten Bintan bertambah sekitar 1.000-an orang dalam waktu beberapa bulan terakhir.

Banyaknya jumlah pekerja Cina itu, sebelumnya dikeluhkan oleh banyak warga dari berbagai penjuru Bintan saat bertemu Alias Wello cabup Bintan.

Baca Juga :  Semangat Tinggi Lanjutkan Pembangunan

Umumnya, warga mengeluhkan sulitnya mencari lapangan kerja di Kabupaten Bintan. Apalagi, setelah pandemi Covid19, yang menyebabkan industri pariwisata di Bintan, mati suri.

Alias Wello sendiri mengkritisi kondisi tersebut. Sebagaimana disampaikannya saat pertemuan dengan warga di Bintan Timur dan Galang Batang.

Ke depan, kata Alias Wello, setiap calon investor yang akan masuk ke Bintan harus membuat sejumlah komitmen. Salah satunya, wajib menandatangani jaminan bahwa pekerja lokal bisa bekerja di perusahaan itu.

“Itu harus! Agar, tidak terjadi seperti di PT BAI. Pekerja lokal sulit bekerja di situ, sementara pekerja asing bisa. Padahal, pekerjaan yang dikerjakan bukan jenis yang perlu skill,” kata Alias Wello. (BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here