Foto Jumpa Pers Polres Kepulauan Anambas di Mapolsek Siantan

beritakepri.id, ANAMBAS – Seorang istri sirih di Kepulauan Anambas tega membunuh suaminya sendiri. suami dibunuh saat setelah terjadi cekcok antara pelaku dengan korban, suami istri ini saling jambak rambut dan main pukul, akhirnya korban terdorong jatuh kemudian lemas. Saat kondisi korban lemas itulah pelaku menghabisi nyawa suaminya. Jumat, (25/10/2019)

Sebelumnya, sempat menjadi sorotan dugaan bunuh diri Bendahara Dinas Perkerjaan Umum Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Asmawi (35) itu. Namun, akhirnya terkuak setelah Reskrim Polres Kepulauan Anambas dan Polsek Siantan berhasil mengungkap kasus tersebut.

Foto Barang Bukti

Ternyata istri sirih nya yakni Siti Holijah alias Ijah (20), wanita yang sehari berkerja sebagai pemandu lagu Karaoke di salah satu tempat hiburan malam itu tega menghabisi suami yang menikahinya secara sirih pada tanggal 5 Mei 2018 dan memberinya 1 (satu) orang anak.

Baca Juga :  Festival Padang Melang 2019 Tampilkan Dua Generations Music Night

Kejadian yang mengerikan itu terjadi sekitar subuh hari, tanggal 30 September 2019 yang lalu.

Peristiwa tersebut menjadi tanya besar oleh warga Tarempa, yang mana warga juga berdatangan untuk melayat korban dirumah sakit Tarempa.

Kapolres Kepulauan Anambas AKBP. Junoto, S.Ik mengatakan, terdapat 25 adegan dan rekonstruksi yang dilakukan.

“Dari Pra Rekonstruksi tersebut terdapat dua adegan penting yakni saat terjadi cekcok antara korban dan pelaku dan saat detik-detik pelaku menghabisi korban dengan cara melilitkan tali ayunan buah hatinya ke leher korban yang sudah tak sadarkan diri,”ujar Junoto, Jumat (25/10) saat menggelar jumpa pers di Mapolsek Siantan.

Baca Juga :  Desa Belibak Terima Posyandu dan TBM dari Premier Oil

Dari pra rekonstruksi yang dilakukan, tersangka membuat seolah-olah korban bunuh diri kemudian memanggil saksi lain yang merupakan teman dan tetangga sebelah kamar.

Kejadian naas itu terjadi di kos-kosan Babe di kamar seluas 3 kali 3 meter nomor 11. Pelaku juga memebersihkan darah korban dengan sebuah kain lap karena ada luka pada tubuh korban, kemudian membuang kain lap tersebut ke jurang.

Kapolres Anambas itu juga menyampaikan kepada awak media, penyebab pelaku nekat menghabisi nyawa korban motifnya adalah dendam, karena korban sering melakukan kekerasan terhadap tersangka.

“Motifnya itu dendam karena sering dianiaya, eksekusinya dipukul sampai lemas kemudian diangkat dan digantung menggunakan tali ayunan anakya”jelasnya.

Dari hasil otopsi yang dilakukan juga menunjukan adanya tanda-tanda penganiayaan.

“Untuk kronologis secara umum Ijah (Pelaku red) ini pergi karaoke, kemudian ditunggu oleh suaminya di kos-kosan, ada cekcok perang mulut sehingga terjadi penganiayaan terhadap pelaku,”tuturnya.

Baca Juga :  Kompol M Rafizal Amin Pimpin Pengecekan Penegakkan Ketertiban Dan Disiplin (Gaktibplin) Personil Polres Anambas

Saat pra rekonstruksi dilakukan kos-kosan Babe yang berada di Kampung Baru Kelurahan Tarempa dipenuhi oleh warga yang ingin melihat wajah pelaku. bahkan sempat ada makian serta sorakan saat reka adegan itu.

ijah (pelaku red) hanya tertunduk, saat Kapolres menjelaskan kronologis kejadian dan motif pembunuhan yang dilakukannya Siti Holijah (20) di depan awak media.

Hadir saat Rekonstruksi di Tempat kejadian jalan Kampung baru Kelurahan Tarempa, di pimpin langsung oleh Kapolres Anambas AKBP Junoto, S.Ik beserta kasat reskrim, Ade Suganda, S.H Kasubsi Pidum dan Pidsus yang mewakili Kacabjari Natuna di Tarempa dan anggota lain nya.

Redaktur Pelaksana Anambas
(BK/Lionardo)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here