Beranda Kepri Anambas Nelayan Budidaya Keluhkan Ekonomi Menurun Akibat Pandemi Covid-19

Nelayan Budidaya Keluhkan Ekonomi Menurun Akibat Pandemi Covid-19

34
0
Bibit Ikan yang dibesarkan jelang panen.F.Istimewa

beritakepri.id,ANAMBAS-Nelayan budidaya Desa Air Sena Kecamatan Siantan Tengah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) mengeluhkan terkait selama masa pandemi covid-19 ekonomi mereka terdampak penurunan yang sangat drastis.

Salah seorang nelayan budidaya, Hong Giap mengatakan, dirinya sendiri merasakan dampak akibat pandemi covid-19 selama berlangsung terhadap usaha yang di gelutinya.

“Pendapatan kami tidak sebesar jika dibandingkan sebelum masa pandemi covid-19. Harga ikan mengalami penurunan yang drastis,” kata Hong Giap kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Kata dia, ikan laut yang dibudidaya di keramba sebelum masa pandemi covid-19 bernilai Rp 200 ribu setiap kilogramnya. Namun setelah pandemi covid-19 nilai harga ikan menurun menjadi Rp 150 ribu perkilogramnya.

Baca Juga :  Berburu Takjil Tapi Longgar Protokol Kesehatan

“Jika kapal hongkong masuk kita jual senilai Rp 260 ribu, kini hanya Rp 150 ribu saja setiap kilonya. Itupun jenis ikan ketipas (Napoleon),” terangnya.

Ia menceritakan, teknis membesarkan ikan dengan memberi ikan makan selam satu tahun akan bisa di jual sebanyak tiga kali selama setahun. Tergantung jumlah dan jenis ikan yang dijualkan.

“Kita pernah juga sekali panen mencapai ratusan juta. Saya berharap hal itu kembali lagi jika masa pandemi covid-19 ini usai,” ucap di.

Bagi nelayan budidaya di anambas sangat bergantung kepada pembeli asal negara Hongkong karena nilainya lebih tinggi.

Baca Juga :  Operasi Bina Kusuma, Polres Anambas Sasar Pemilik Toko Mikol, Komix dan Lem Fox.

“Saat pandemi ini kapal-kapal asing jarang masuk, akhirnya saya memilih untuk menjual ke penampung harian, penampung harian ini yang akan menunggu kapal masuk,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Air Sena, Elias Koliang mengatakan, hampir keseluruhan masyarakat Air sena bekerja sebagai nelayan budidaya ikan air laut.

“Adapun jenis ikan yang di besarkan sejak bibit yakni, ikan kerapu dan ikan napoleon. Kita berharap akan ada pembeli yang bernilai tinggi lagi,” tukasnya. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here