Beranda Berita Utama HPN 2022, Momen Percepatan  Rehabilitasi Mangrove di 9 Provinsi

HPN 2022, Momen Percepatan  Rehabilitasi Mangrove di 9 Provinsi

0
penandatanganan komitment rehabilitasi mangrove ini merupakan bentuk tindak lanjut dari  Workshop Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove Yang diadakan pada, 20 Januari 2022 di Hotel  Kempinski Jakarta.F-Istimewa

Pers dan Pemerintah Bersinergi

beritakepri.id, KENDARI – Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi momen penting bagi 9 Provinsi di Indonesia untuk  bersama-sama menandatangani komitment sebagai dukungan atas pelaksanaan rehabilitasi mangrove. Penandatanganan dilakukan di Hotel Claro, Kendari-Sulawesi Tenggara, Selasa, 8 Februari 2022.

Hadir dalam kesempatan ini Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK)  Republik Indonesia, yang diwakili oleh Direktur Jendral Perhutanan Sosial dan Kemitraan  lingkungan Dr. Ir. Bambang Supriyanto, M.Sc. Hadir juga kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Ir. Hartono, M.Sc, Gubernur  Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, S.H, Gubernur Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si., Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH, M.Si. Adapun 7 Gubernur lainnya kehadirannya diwakili, dan pada momen ini Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kepri Hendri, ST.

Baca Juga :  Gesa Pembangunan Infrastruktur Kepri, Ansar Datangi PT. SMI

Acara penandatanganan komitment rehabilitasi mangrove ini merupakan bentuk tindak lanjut dari  Workshop Nasional Percepatan Rehabilitasi Mangrove Yang diadakan pada, 20 Januari 2022 di Hotel  Kempinski Jakarta yang diselenggarakan oleh  PWI  (Persatuan Wartawan Indonesia) bekerja sama dengan BRGM (Badan Restorasi Gambut & Mangrove) dengan mengambil tema “Peran Insan Pers Dalam Membangun Inisiatif Kolaboradi Percepatan  Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan”.

Untuk menjaga keamanan dan kesehatan, kegiatan HPN tahun ini dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat. Semua panitia dan tamu undangan telah menerapkan Protokol dengan ketat dan juga melakukan Swab Antigen dengan hasil Negatif.

Sebelum dilakukan penandatanganan, terlebih dahulu ada short statement dari perwakilan 9 provinsi prioritas percepatan Rehabilitasi Mangrove. Yakni diwakili oleh Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si. dan Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani, SH, M.Si.

Baca Juga :  Tinjau Reklamasi PT Timah Tbk di Kundur, Kementerian ESDM Sebut Berikan Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat

Lembar komitmen yang sudah ditandatangani dan di paraf oleh 9 kepala daerah atau yang mewakili akan dilaporkan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Rabu (9/2) pada acara puncak Hari Pers Nasional 2022  di pelataran masjid Al Alam, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Gubernur Riau, Syamsuar, mewakili ke 9 Gubernur di hadapan Presiden Joko Widodo yang hadir secara virtual. Syamsuar membacakan komitmen Pemerintah Provinsi dalam percepatan rehabilitasi mangrove.

Isi komitmen yang dibacakan Syamsuar, yaitu penandatanganan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung upaya rehabilitasi mangrove.

Komitmen ini untuk menyadari arti penting hutan mangrove untuk kesejahteraan masyarakat. Terutama kalangan nelayan dan fungsi mangrove sebagai pelindung wilayah terluar dari abrasi serta tingginya kemampuan mangrove dalam mengurangi emisi karbon.

Baca Juga :  Sambut HPN, PWI Pusat Gelar Sayembara Baca Puisi Multimedia

Peringatan Hari Pers Nasional 2022 memang dimanfaatkan untuk menggaungkan isu-isu kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kehutanan melalui aksi-aksi lapangan, seperti: rehabilitasi mangrove, rintisan Program Kampung Iklim (Proklim), dan pelepasliaran satwa. Itu semua  mengarah pada upaya pembangunan hijau di Indonesia.

Isu penanggulangan perubahan iklim penting untuk digaungkan saat ini karena masyarakat dunia makin  merasakan akibat nyata dari krisis iklim, seperti bencana hidrometeorologis kebakaran hutan yang semakin sering terjadi di seluruh dunia. Isu terkait lingkungan hidup menjadi satu tema peringatan HPN 2022, selain masalah masa depan wartawan di tengah pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan media.(cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here