beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Bersamaan peringatan 17 tahun Provinsi Kepri, Huzrin Hood, Ketua Yayasan Badan Penyelaras Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau (BP3KR) mendeklarasikan diri sebagai calon Gubernur Provinsi Kepulauan Riau 2020-2025. Deklarasi digelar di kantor BP3KR di Tanjungpinang, Selasa (24/9/2019).

Deklarasi ini, kata Huzrin menunjukkan bahwa ia serius dan bertekad mewakafkan diri untuk kepentingan masyarakat Kepri. Dia juga menyebutkan bahwa tekadnya bulat atas dasar niat dan keinginan mengembalikan cita-cita pembentukan Provinsi Kepri mensejahterakan masyarakat.

“Mengembalikan dan menghadirkan tujuan pembentukan Provinsi Kepri yang selama 17 tahun ini belum sepenuhnya dirasakan masyarakat. Terutama soal kesejahteraan. Sebab pengelolaan anggaran dan program pembangunan saat ini terbawa sistem kapitalisme, yang mendahulukan kepentingan kelompok dan golongan, dalam program pembangunan. Dan bukan atas kebutuhan untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Baca Juga :  Bina Generasi Muda Lewat Kegiatan Kepramukaan

Menurut Huzrin, APBD Provinsi Kepri jika digunakan dengan tepat dan efisien, sangat cukup untuk memakmurkan rakyat Kepri. Tapi karena masih banyak pengadaan-pengadaan dan anggaran jalan-jalan serta seremonial lain yang begitu tidak penting, mengakibatkan program pembangunan yang dilaksanakan tidak tampak.

“Oleh karena itu, perlu ada perubahan. Dan untuk melakukan perubahan, kita mesti berjuang bersama-sama dengan masyarakat,” ungkapnya.

Huzrin menjelaskan, tudingannya itu dapat dilihat dari program pembangunan dibidang pelayanan, pendidikan, kesehatan yang mengatasnamakan ‘konco’ dan ‘kolega siapa’ dan membuat kesempatan kerja pada masyarakat lainya jauh dari harapan. Program kegiatan pembangunan yang dilaksanakan saat ini, terpolarisasi untuk siapa dan kepentingan siapa. Hingga keterbukaan informasi publik dan transparansi pada masyarakat tidak ada.

Baca Juga :  Rahma Resmikan Pembangunan Mushola Al-Jami'

Atas dasar itu, Huzrin menyatakan maju sebagai calon Gubernur Kepri pada Pilgub 2020 mendatang. Karena jika hanya berhayal tentu tidak akan terwujud, dan mengenai akan jadi atau tidak, sepenuhnya diserahkan pada Allah Swt.

Soal kendaraan politik yang akan mengusungnya, Huzrin mengaku telah menjalin komunikasi serta konsolidasi dengan beberapa partai politik. Dia juga telah melobi sejumlah partai. Tetapi jika dalam dua minggu ini sudah mendapatkan wakil maka akan jalankan sistem independen.

Begitu pula soal wakil yang akan mendampinginya, Huzrin mengatakan, juga sedang melakukan penjajakan pada beberapa tokoh yang sudah menyampaikan hasratnya, tetapi nantinya akan ada evaluasi dengan siapa dirinya akan maju.

Baca Juga :  Ditetapkan Tersangka Oleh KPK, Nurdin Basirun dan Abu Bakar Diancam Pasal Berlapis

“Tetapi yang lebih diprioritaskan kalau boleh dari tokoh masyarakat yang berpengaruh di Kota Batam, karena memang disana merupakan penduduk terbanyak dan terbesar di Kepri. Selain itu, kita harus sejalan, orang yang memang benar-benar memiliki dedikasi yang jujur dan dapat dipercaya, serta memiliki pengetahuan di bidang pemerintahan, dan disiplin dalam tugas,” jelasnya.

Huzrin berharap Pilgub Kepri 2020 ini berlangsung fair dan terbuka, hingga tidak ada yang menjadi korban lagi. Sebab di usia 17 tahun provinsi Kepri, telah banyak memakan korban, dan berharap hal itu tidak akan terulang kedepannya.(PM/BK/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here