Beranda Kepri Tanjungpinang Optimalkan Anjungan Kepri di TMII

Optimalkan Anjungan Kepri di TMII

317
0

beritakepri.id, JAKARTA — Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan anjungan Kepri di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bisa memberi banyak informasi pengunjung terhadap Kepri. Terlebih untuk sektor pariwisata, yang di Kepri memang terus berkembang maju.

“Manfaatkan anjungan ini untuk mempromosikan Kepri. Sampaikan kepada pengunjung pesona menarik di Kepri,” kata Isdianto saat meninjau Anjungan Kepri di TMII, Jakarta, Rabu (20/2).

Isdianto berkunjung ke Anjungan Kepri di sela-sela aktivitas kerjanya di Jakarta. Selasa lalu, Isdianto beraktivitas di Kemenko Maritim untuk membangun keunggulan maritim Kepri. Kamis (21/2) ini, Isdianto juga hadir di Kemenko Maritim untuk membahas Indonesia Bersih.

Baca Juga :  Pelantar Bugis Jadi Kokoh Setelah Dibeton Dinas PUPR Tanjungpinang

Isdianto berpesan agar pengelola inten berkomunikasi dengan Dinas Pariwisata, Dekranasda dan Dinas Perdagangan. Banyak konten yang bisa diisi di anjungan ini.

“Gedungnya sangat indah dan bagus. Bisa diisi dengan berbagai produk unggulan. Baik itu produk makanan, pakaian ataupun souvenir, sehingga. dapat lebih menarik pengunjung. Ini merupakan peluang yg harus dimanfaatkan,” kata Isdianto yang dalam kunjungan itu ditemani Staf Khusus Gubernur H Herizal Hood dan H Saidul Khudri.

Dengan adanya kontens tersebut, kata Isdianto, produk UKM asli Kepri juga semakin maju. Termasuk juga keunggulan wisata di tiap kabupaten kota di Kepri.

Baca Juga :  Kiki Lida Meriahkan lomba PKK Kampung Bulang

“Ini akan memperkenalkan Kepri pada wisatawan yang berkunjung. Agar Kepri semakin dikenal di seluruh Indonesia,” kata Isdianto.

Di TMII, anjungan daerah memang dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai rumah adat berbagai suku bangsa di Indonesia kepada masyarakat luas. Terutama generasi muda yang mungkin tidak sempat lagi melihat rumah adat di daerah asalnya.

Bangunan dan rumah adat sekaligus digunakan sebagai tempat pameran dan peragaan berbagai benda sejarah, pakaian adat, peralatan kesenian, hasil kerajinan, dan benda-benda budaya lain yang merupakan warisan bangsa yang tak ternilai harganya.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Bayarkan Rp7,926 M Untuk Innakesda Penanganan Covid-19

“Peluang-peluang harus kita optimalkan,” kata Isdianto.(BK/R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here