Beranda Berita Utama Seminar Sastra FSIGB 2022 Usung Tema : Kesustetaan Melayu dan Tradisi Kemaritiman

Seminar Sastra FSIGB 2022 Usung Tema : Kesustetaan Melayu dan Tradisi Kemaritiman

0

beritakepri.id, TANJUNGPINANG – Seperti tahun sebelumnya, salah satu agenda Festival Sastra Internasonal ( FSIGB ) 2022 adalah Seminar sastera yang akan dilaksana kan pada tanggal 25 September 2022, dari pukul 09.00 sampai pukul 16.00 di ruang pertemuan kampus UMRAH ( Universitas Maritim Raja Ali Haji ) di Bandar Sri Dompak, Tanjungpinang.

Tema seminar tahun ini, Kesusasteraan Melayu dan Tradisi Kemaritiman. Ada 8 pembicara yang akan menampilkan makalah mereka , antara lain : Dr Syamsuddin Othman ( Malaysia ), Dr Mu’jizah ( Jakarta ), Hasan Aspahani MM ( Jakarta ), Sutarji Calzoum Bachri ( Jakarta ) , Prof Syafwan Hadi Umri ( Sumut ), Ir. Fakhrunnas MA Jabar M Kom ( Riau ), Prof Madya Abdul Malik ( Kepri ), Rendra Setyadiharja, MHum ( Kepri ). Bertindak sebagai moderator Datuk Seri Perdana Rida K Liamsi.

Baca Juga :  Covid-19, Anjing dan Kucing Diminta Terapkan Social Distancing

Seminar yang akan diadakan secara luring (tatap muka ) dan daring ( online ) ini , akan dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kepri , Dr Juramadi Isram dan bertindak sebagai Keynote Speakernya, Rektor UMRAH, Prof Dr Agung Darmasyakti.

Seminar akan dihadiri secara luring sekitar 250 peserta, antara lain peserta FSIGB 2022 yang datang ke Tanjungpinang, dan sejumlah dosen dan mahasiswa, terutama dosen dan mahasiswa UMRAH. Seminar ini sengaja diadakan di UMRAH sebagai bahagian dari perayaan Dies Natalis UMRAH ke 15, dan bahagian dari upaya mendekatkan sastera ke kalangan generasi muda.

Baca Juga :  Lira Kepri : Silaturrahmi Rudi dengan FKTW se- Tanjungpinang Perlu Diteladani

Semua makalah yang disajikan kelak akan dibukukan bersama makalah lain sebelunya dalam e book, dan kelak dapat diakses secara online.

Menurut Datuk SeribPetdana Rida K Liamsi , penanggung jawab FSIGB 2022, Seminar tahun ini didukung penuh oleh pihak UMRAH , dengan kerjasama Pemrov Kepri, Yayasan Jembia Emas ,Kantor Bahasa Kepri, Pemkab Bintan , Pemko Tanjungpinang, dan pihak lainnya.***

Penulis : Red
Editor : Edi Sutrisno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here