Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syarafi foto bersama dengan peserta sosialisasi

beritakepri.id, TANJUNGPINANG —Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, membuka secara resmi Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Manajemen Keuangan Mikro dan Akses Permodalan.

Acara tersebut digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Tanjungpinang di Gedung Serba Guna Bulang Linggi, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Kamis (12/12) pagi.

Sekretaris DP3APM Kota Tanjungpinang, Hj. Lindawati, mengatakan kegiatan itu meliputi, manajemen pelaku usaha Mikro kecil dan menengah. Tujuanya, agar dapat mengelola pengguanaan modal secara bijaksana, selektif untuk pengeluaran dalam suatu bisnis.

Baca Juga :  Terus Berikan yang Terbaik untuk Kepri

Kemudian, memberikan motivasi untuk semua pelaku UMKM untuk selalu berkeinginan, berprestasi serta menjadi pemimpin didunia usaha yang menjadi penunjang perekonomian masyarakat.

Baik itu untuk di Tanjungpinang maupun di luar daerah. Adapun kegitan ini turut diikuti peserta sebanyak 75 orang yang berasakag dari Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari, mengatakan, Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan penopang perekonomian bangsa, melalui kewirausahaan, usaha mikro kecil dan menengah UMKM berperan sangat penting dalam menekan angka pengangguran.

Baca Juga :  Ini Nama 13 Korban Pompong yang Tenggelam di Lingga

Kemudian, UMKM berperan menyediakan lapangan kerja, mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan dan membangun karakter bangsa sesuai dengan Pasal 33 ayat 1 undang-undang dasar 45 bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

Sambung dia, kegiatan perekonomian yang masih didominasi oleh usaha-usaha skala mikro dan kecil dengan pelaku utama, pedagang, sarana produksi serta industri rumah tangga, para pelaku usaha ini pada umumnya masih dihadapkan pada permasalahan klasik yaitu terbatasnya ketersediaan modal.

Sebagai unsur esensial dalam mendukung peningkatan produksi dan taraf hidup masyarakat pada umumnya, keterbatasan modal dapat membatasi ruang gerak aktivitas sektor industri rumah tangga dan sarana produksi,” ungkap Teguh.

Baca Juga :  Sebagai Orang Pulau, Kita Bisa

Masih kata Teguh, ia berharap dengan mengikuti sosialisasi ini, ekonomi masyarakat dapat merata di seluruh daerah serta dalam upaya mengurangi angka untuk pengangguran dan mengetaskan masyarakat kecil dari kemiskinan, kgususnya Kota Tanjungpinang dalam mewujudkan laju pertumbuhan perekonomian dan pembangunan negara Indonesia pada umumnya.

Dalam acara turut dihadiri, Kadis DP3APM, Hj. Raja Khairani, Camat/Lurah se-Kota Tanjungpinang serta udangan dan peserta Sosialisasi.(R/Humas)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here