Kasubid Bin Polmas Humas Polda Kepri, AKBP Sajili menyerahkan bantuan ke Panti Asuhan Miftakhul di Kavling Sanjulung, Punggur Dalam, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa.

beritakepri.id, BATAM — Tingginya peredaran narkoba menimbulkan keprihatinan. Atas kodisi ini, Kepolisian Daerah (Polda) Kepri bekerjasama bersama aktivis dari Perkumpulan Pesisir Hinterland Centre Provinsi Kepri (PPHC) utuk menekan pengguna barang haram ini.

Kegiatan yang dikonsep silaturahmi, Polda Kepri dan PPHC mengunjungi Panti Asuhan Miftakhul di Kavling Sanjulung, Punggur Dalam, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Kamis, 8 November 2018.

Ketua PPHC, Andi Jasrudin mengatakan konsentrasi pembangunan harus didukung dengan pengembangan sumber daya manusia. Jika generasi penerus bangsa diracuni dengan barang haram tersebut, maka menjadi salah satu bagian yang menghambat proses pembangunan.

Baca Juga :  Semakin Meningkatkan Keamanan dan Kenyamanan Kepri

“Bagaimana daerah kita, dan Indonesia akan membangun, ketika generasi mudanya sudah diracuni. Ini tidak boleh terjadi untuk kedepannya,” kata Andi sembari prihatin dengan perdaran narkoba yang begitu masih di Batam.

Sementara itu, Polda Kepri yang diwakili oleh Kasubid Bin Polmas Humas Polda Kepri, AKBP Sajili berharap adanya kerjasama yang baik antara penegak hukum dan masyarakat. Ketika benteng di masyarakat kuat, katanya, mudah-mudahan peredaran narkoba ini dapat ditekan.

“Orang tua juga harus peduli dengan perkembangan anak-anak. Kita harus bentengi anak kita dari pengaruh hal-hal yang tidak baik, salah satunya peredaran narkoba ini,” sebutnya.(BK/MK/eddy)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here