Beranda Kepri Anambas Program JMS, Kali ini Jaksa Blusukan Ke SMPN 5 Satap Harung Hijau

Program JMS, Kali ini Jaksa Blusukan Ke SMPN 5 Satap Harung Hijau

0
Kacabjari Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap,SH saat memberikan materi kepada murid SMPN 5 Satap Arung Hijau, Sabtu (7/1/2023).F-Humas Cabjari

beritakepri.id, ANAMBAS – Penuntut Umum Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa (Cabjari Tarempa) bekerja sama dengan bagian hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas gelar sosialisasi hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMPN 5 Satap Harung Hijau, kabupaten kepulauan Anambas, Tarempa, Sabtu (7/1/2023) pukul 10.30.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Roy Huffington Harahap mengatakan, pada kegiatan penyuluhan hukum Jaksa Masuk Sekolah (JMS) pada tahun 2023 mengambil tema “Bullying dilingkungan sekolah” ini merupakan salah satu program kejaksaan yakni ‘Jaksa Masuk Sekolah’.

Baca Juga :  PRA Rakerda JMSI Kepri Dihadiri Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt

Perlu diketahui, tugas dan fungsi Jaksa adalah Pegawai Negeri Sipil dengan jabatan fungsional yang memiliki kekuasaan dan diberi kewenangan berdasarkan Undang-undang untuk bertindak sebagai Penuntut Umum, sebagai penyelidik/penyidik, melaksanakan pentepatan hakim, Jaksa Pengacara Negara.

Ini pengenalan bagi generasi muda tentang kejaksaan, sekaligus kami ingin memberi motivasi kepada siswa/siswi agar kelak kejaksaan memiliki Jaksa yang berasal dari Kabupaten Kepulauan Anambas ini, “ujar Roy.

Kepala Sekolah SMPN T Satap Harung Hijau mengatakan, JMS sangat penting dilakukan, karena ini merupakan pemahaman dini kepada para pelajar tentang bullying di lingkungan sekolah yang marak terjadi.

Baca Juga :  JMSI Gelar Deklarasi Kebangsaan di Titik Nol Kilometer Indonesia

Bupati Kepulauan Anambas dalam ini diwakili Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas menyampaikan apresiasi kepada Cabjari Tarempa yang telah memberikan sosialisasi tentang hukum kepada siswa-siswi di Kabupaten Kepulauan Anambas sehingga siswa-siswi dapat mengenal hukum sejak dini.

Sosialisasi sendiri berjalan dengan lancar dan terjadi diskusi-diskusi yang menarik, tentang hukum karena keingintahuan para pelajar tentang apa itu Jaksa serta persoalan hukum seperti Narkotika, perundungan disekolah baik secara langsung maupun daring (cyber bullying), berita bohong/ hoax, kekerasan seksual dan undang-undang ITE.***

Baca Juga :  Abdul Haris Ikuti Acara Paritrana Award

Penulis : Riduan
Editor : Edi Sutrisno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here