beritakepri.id, TANJUNGPINANG — Penularan corona virus disases (Covid-19) di Kota Tanjungpinang sudah secara lokal atau transimisi lokal. Berdasarkan hasil tracing dan penelusuran yang dilakukan, 23 kasus positif di Tanjungpinang ditularkan dari 4 klaster.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, Rustam. Dia mengatakan, 4 peta klaster penularan corona virus yang terjadi pada 23 kasus di Tanjungpinang terdiri dari klaster Seiladi yang meliputi jamaah tabligh, kemudian klaster Perumahan Harapan Indah, klaster Kepodang dan satu lagi klaster Pinang Kencana.

Awalnya, kasus pertama positif corona di Tanjungpinang diawali pasien 01 yang tertular dari Johor Baru, Malaysia. Pada kasus pertama di Tanjungpinang ini tidak bertransimisi dan dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di RSUP Raja Ahmad Thabib.

Baca Juga :  KPID Kepri Ingatkan Lembaga Penyiaran Patuhi Larangan Selama Masa Tenang Pemilu

“Untuk pasien 01 tidak ada transmisi karena matarantai penularanya langsung diketahui, dan yang bersangkutan juga langsung sembuh,” ujarnya.

Kemudian, kembali timbul klaster pertama yaitu dari Jamaah Tablight yang baru pulang dari Petaling Malaysia. Dengan pasien terkonfrimasi covid pertama kasus 06, Tn.Am (87). Kemudian kasus 06 kontak erat dengan keluarga, hingga menularkan virus tersebut ke kasus pasein 11 Tn.Hs (58), Tn Fr (27) dan Ny.Ap (24).

Sedangkan klaster kedua, adalah klaster Seiladi, yang penularanya dimulai dari Wali Kota Tanjungpinang almarhum Syahrul di Perumahan Harapan Indah. Kendati belum jelas diketahui gugus tugas, almarhum Wali Kota Tanjungpinang ini tertular, namun kemudian karena terjadi kontrak erat dengan keluarga, hingga menular ke Sj (56) istri almarhum, lalu kepada Ha (8) cucu serta (DF) dokter pribadinya, serta Rr (19) keponakannya, yang saat ini juga dinyatakan positif terkonfrimasi covid-19.

Baca Juga :  Cabang Atletik Sumbang Banyak Emas Untuk Lingga

Sementara untuk klaster ketiga, adalah klaster Kepodang, dari kasus 15 Tn Sf (59), kemudian kontak erat dengan keluarganya Ny.Fr (54) dan anaknya Nn.Zf (29).

Untuk klaster keempat adalah 2 pasien positif covid-19 di Pinang Kencana yaitu kasus covid-19 nomor 16, Tn.Ta (68) yang kontak erat dan menulari istrinya Ny Ha (63).

Sampai sejauh ini, jumlah kasus positif Covid-19 Kota Tanjungpinang sebanyak 23 kasus. Dirawat 2 kasus, dikarantina 13 kasus, sembuh 6 kasus dan meninggal dunia 2 kasus.

Kepada semua pihak, Rustam menekankan perlunya memperketat dan melaksanakan protokoler pencegahan Covid-19, dengan menaati imbuan yang disampaikan pemerintah. Tetap dirumah saja, gunakan masker jika terpaksa keluar rumah, berlakukan social dan phyisical distancing (jaga jarak), serta melaksanakan pola hidup sehat, dan menjaga stamina kesehatan tubuh.(BK/PM/R)

Memuat...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here